Menteri Perindustrian Fokus Mencetak Tenaga Kerja Terampil

Syaikhul Hadi    •    Minggu, 19 Feb 2017 14:13 WIB
kementerian perindustrian
Menteri Perindustrian Fokus Mencetak Tenaga Kerja Terampil
Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto -- MTVN/Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menyiapkan tenaga kerja terampil khusus di sektor Industri untuk mendukung gerak roda pembangunan nasional di 2017. Tujuannya, untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

"Tenaga kerja adalah modal utama dan sumber daya manusia merupakan pendukungnya," kata Airlangga saat menghadiri acara hari ulang tahun (HUT) ke-44 Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Lapangan Parkir Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 19 Februari 2017.

Airlangga mengatakan, sektor industri adalah salah satu motor pertumbuhan ekonomi secara nasional. "Ada peran penting dalam menciptakan nilai tambah, baik perolehan devisa maupun penyerapan tenaga kerja. Sehingga, ke depan program pemerataan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," katanya.

Sasaran utama pembangunan industri nasional, lanjut Airlangga, di antaranya pertumbuhan industri pengolahan minyak non-migas sebesar 5,5%. Selain itu, peningkatan jumlah tenaga kerja di bidang industri juga bertambah menjadi 16,3 juta orang.

"Jadi, kita akan menerapkan link Anda Match antara SMK dengan industri di Jawa Timur. Kira-kira bisa menghasilkan sebanyak 75 ribu tenaga kerja terampil per tahunnya," tegasnya.

Langkah tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi.

Usai di Jawa Timur, selanjutnya akan diterapkan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sehingga dalam setahun bisa diperkirakan mencapai 175 ribu tenaga terampil yang sudah siap dan mempunyai kompetensi untuk persaingan di bidang industri.

"Kami berharap, pelaku industri dapat bersaing dan selalu meningkatkan kompetensi kerja," tandasnya.


(NIN)