3 Juta Pelanggan Listrik 900 VA di Jatim tak Dapat Subsidi

Amaluddin    •    Selasa, 14 Feb 2017 16:52 WIB
subsidi listrik
3 Juta Pelanggan Listrik 900 VA di Jatim tak Dapat Subsidi
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Surabaya: Jumlah pelanggan listrik berdaya 900 Volt Ampere (VA) di Jawa Timur sebanyak 3,8 juta pelanggan. Sebanyak 3,3 juta pelanggan akan dikenakan tarif adjustment atau tidak mendapat subsidi listrik. Sisanya, sebanyak 470 ribu tetap mendapatkan subsidi.

"Tarif itu sebenarnya berlaku mulai Januari 2017, tapi dilakukan secara bertahap," kata Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, Selasa, 14 Februari 2017.

Pinto menjelaskan, pemberlakukan tarif adjustment untuk listrik 900 VA non-subsidi itu tahapannya dimulai pada Januari 2017 sebesar 32%. Kemudian, tarif subsidi itu kembali dinaikkan 32% pada Maret 2017. Selanjutnya, pada Mei 2017 kembali dinaikkan menjadi 36%.

"Jadi, pada Juni 2017, sebanyak 3,3 juta pelanggan itu akan mengikuti tarif adjustment yang saat ini sebesar Rp1.459 per KWh," katanya.

Menurut Pinto, tahapan penerapan tarif listrik ini mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 28 Tahun 2016. Regulasi akan diterapkan sesuai dengan data pelanggan penerima subsidi dan pelanggan listrik non-subsidi di Jatim.

Bagi masyarakat yang merasa belum mendapatkan subsidi alias tidak mampu, diminta mendatangi rayon PLN terdekat. Terkadang, kata Pinto, ada warga yang dulunya mampu alias kaya. Tapi, jatuh miskin sehingga menjadi tidak mampu.

"Nanti petugas akan mengarahkan apa saja prosedur dan berkas yang harus dilengkapi agar mendapatkan haknya. Petugas butuh data-data untuk mendukung, bahwa mereka memang pelanggan yang perlu disubsidi," tandasnya.

PLN memastikan, kenaikan tarif dasar listrik bagi pelanggan 900 VA di Jatim sudah tepat sasaran. Sebab, PLN telah menggunakan data kemiskinan yang dikelola Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).


(NIN)