Cuti Bersama Berkah Bagi UMKM Di Jember

Kusbandono    •    Selasa, 08 May 2018 23:52 WIB
Mudik Lebaran 2018Ramadan 2018Cuti Bersama
Cuti Bersama Berkah Bagi UMKM Di Jember
Agusta Jaka Purwana, Ketua HIPMI Jember di ruang kerjanya. Medcom.id/Kusbandono

Jember: Cuti bersama menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di Kabupaten Jember. Di saat itu banyaknya pemudik yang pulang ke kampung halaman di Jember menjadi konsumen dadakan.

Apalagi, UMKM di Jember sebagian besar didominasi usaha kuliner.

"Banyak pemudik yang pulang dari perantauan, sehingga menambah banyaknya konsumen untuk menikmati hasil kreasi usaha yang ada di Jember dalam konteks bidang Pariwisata dan Kuliner," Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jember Agusta Jaka Purwana kepada medcom.id, Selasa, 8 Mei 2018.

Potensi ekonomi cuti bersama di Jember sangat signifikan. Lompatan nilai ekonomi UMKM di Jember mencapai 60 persen.

"Potensi omzet UMKM pada saat cuti bersama minimal 60 persen dari hari biasa, apalagi yang di daerah kampus bisa lebihk," tutur Agusta.

Namun, dia mengakui perusahaan yang tidak bergerak di bidang kuliner dan pariwisata dipastikan tergganggu. Hal ini biasanya diakali dengan menambah kapasitas produksi. Salah satunya menambah beban pekerjaan dengan sistem lembur.

Idealnya cuti bersama bagi pelaku usaha di Jember harus seimbang dari sisi momentum. Sehingga cuti bis menggerakkan potensi ekonomi yang lebih besar.

"Sebelum lebaran diperpendek lalu setelah lebaran waktunya agak panjang. Ini kan tidak, malah sebelum lebarannya yang panjang," ujar Agusta.

Kebijakan cuti bersama mendapat apresiasi pelaku usaha di Jember, karena di sisi ekonomi sangat menguntungkan. Pemerintah diharap dapat menetapkan kebijakan cuti jauh sebelum musim mudik datang.

"Minimal 6 bulan sebelumnya. Dengan begitu, kami selaku pengusaha dapat memutuskan langkah-langkah strategis sehingga tidak dihantui ketidakpastian," kata Agusta.


 


(SUR)