Harga Garam di Sumenep Anjlok

Rahmatullah    •    Selasa, 22 Aug 2017 15:58 WIB
harga garam
Harga Garam di Sumenep Anjlok
Panen garam di Sumenep -- MTVN/Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Harga garam di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, turun dratis. Tidak tanggung-tanggung, harga garam turun hingga 50 persen.

Harga garam yang semula Rp3,5 juta per ton, kini hanya Rp1,8 juta per ton. Petani menyebut, harga garam turun sejak pemerintah memutuskan impor garam.

"Sejak garam impor masuk Indonesia, harga garam kami langsung anjlok," kata Sugiyanto, petani garam di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Selasa 22 Agustus 2017.

Menurut Sugiyanto, produksi garam yang mulai melimpah juga turut menjadi penyebab anjloknya harga. Pasalnya, saat ini hampir setiap petani nyaris bersamaan memanen garam.

"Padahal, kami baru mencicipi nikmatnya harga garam," terang Sugiyanto.

(Baca: Asosiasi Minta Aturan Izin Impor Garam Jangan Temporer)

Sugiyanto mengaku, sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah membuka keran impor garam. Mestinya, pemerintah mencari solusi lain untuk bisa meningkatkan produksi demi mengatasi kelangkaan garam.

Kepala Bidang Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep Agus Eka Haryadi membenarkan, harga garam lokal mulai turun. Selain karena garam impor, pergeseran harga garam lokal juga dipicu produksi yang mulai stabil.

"Kelangkaan garam sudah berkurang," terang dia.

Agus mengaku, tidak memiliki kebijakan apa pun untuk menstabilkan harga garam lokal karena garam merupakan persoalan nasional. Ia hanya bisa mengimbau agar petani tetap memproduksi garam.

(Baca: Pengamat: Impor Garam Seharusnya Bukan Prioritas)


(NIN)