Antre Laporkan SPT, Wajib Pajak Mengaku tak Tahu Soal E-filing

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 30 Mar 2017 16:19 WIB
spt pajak
Antre Laporkan SPT, Wajib Pajak Mengaku tak Tahu Soal E-filing
Suasana di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Utara, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Antrean panjang terjadi di depan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo, Jawa Timur. Wajib pajak masih melakukan pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) secara manual di KPP Sidoarjo.

Pantauan Metrotvnews.com, Kamis 30 Maret 2017, antrean di KPP terjadi sejak pukul 08.00 WIB. Satu per satu warga melaporkan SPT ke pegawai KPP.

Sejak pagi tadi hingga berita ini dimuat, sebanyak 750 wajib pajak terdaftar melaporkan SPT mereka secara manual di kantor pajak. Mereka mengaku mendatangi kantor pajak lantaran tak tahu mengenai pelaporan SPT secara daring atau online melalui program e-filing.

Renni, warga Gedangan, Sidoarjo, mengaku tak tahu soal e-filing dan penambahan masa waktu pelaporan SPT hingga April 2017. Lantaran itu ia menyempatkan diri melaporkan SPT hari ini.

Baca: Ditjen Pajak Perpanjang Waktu Pelaporan SPT hingga 21 April

"Iya saya enggak tahu soal itu. Makanya saya datang hari ini ke kantor pajak karena berpikir besok hari terakhir pelaporan SPT," ungkap Renni saat mengantre di kantor yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Sidoarjo.

Renni mengaku, mendatangi kantor pajak pukul 12.00 WIB. Ia melihat antrean sudah panjang. Ia bahkan mendapat nomor antrean 556.

Renni mengaku sudah mendapat sosialisasi soal e-filing. Namun, ia tidak tahu bagaimana menggunakannya.

"Makanya saya lapor pakai manual dulu," lanjut Renni.

Hal serupa juga dialami Risky. Ia harus mengantre berjam-jam untuk melaporkan SPT. Ia bahkan belum pernah mendengar soal e-filing.

Pria berusia 23 tahun itu berharap pemerintah gencar menyosialisasikan e-filing. Sehingga wajib pajak dapat terbantu dengan pelaporan sistem online.

"Biar tidak terjadi antrean panjang. Dan wajib pajak juga dimudahkan dalam hal pembayaran," harap Risky.

Sementara itu Kepala KPP Pratama Sidoarjo Utara, Djunaidi Djoko Prasetyo mengaku, telah menyosialisasikan pelaporan SPT dengan e-filing. Sosialisasi dilakukan melalui media elektronik, media sosial, juga cetak.

"Kami juga sosialisasi ke perusahaan-perusahaan," ujar Djunaidi.

Djunaidi mengatakan 68 ribu wajib pajak terdaftar di Sidoarjo. Namun, lanjutnya, baru lima persen atau sekira 3.450 wajib pajak yang melaporkan SPT.

E-filing merupakan cara penyampaian SPT secara elektronik. Sistemnya dilakukan secara online dan realtime melalui internet.

Wajib pajak cukup mengakses website Direktorat Jenderal Pajak http://www.pajak.go.id atau Penyedia Layanan SPT Elektronik atau Application Service Provider (ASP). Layanan ini terintegrasi dengan layanan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Lihat video:
 


(RRN)