Harga Cabai Turun, Pembeli: Masih Mahal

Rahmatullah    •    Kamis, 09 Mar 2017 18:51 WIB
harga cabai
Harga Cabai Turun, Pembeli: Masih Mahal
Petani cabai rawit merah di Sumenep, Madura, Jatim. (Metrotvnews.com/Rahmatullah)

Metrotvnews.com, Sumenep: Harga cabai rawit merah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai turun. Kini di kisaran Rp121 ribu per kilogram (kg). Setidaknya hal itu bisa ditemukan di Pasar Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
 
Pedagang di Pasar Bluto, Syamsul, menuturkan, harga cabai mulai turun, tapi hanya sedikit. Sebelumnya yang seharga Rp125 ribu kini menjadi Rp121 ribu/kg. Tapi dengan penurunan harga itu, pembeli masih terbebani.
 
“Harga paling tinggi kan di musim ini. Jadi meski harga sudah ada turun, pembeli bilang masih mahal,” tuturnya, Kamis, 9 Maret 2017.
 
Menurut Syamsul, tingginya harga cabai disebabkan pasokan yang sedikit dari petani. Hal itu merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang hingga kini masih berlangsung. Jika cuaca belum membaik, dia yakin harga cabai akan tetap tinggi, karena pasokan dari petani pasti minim.
 
Hal sama dituturkan Hodri, pedagang di Pasar Anom, Kecamatan Kota. Katanya, penurunan harga cabai masih dikeluhkan pembeli. Harga di atas Rp100 ribu/kg tetap memberatkan pembeli.
 
“Berkurang empat ribu dari harga sebelumnya. Sekarang cabai seharga 121 ribu/kg,” jelasnya.
 
Sementara data yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, harga cabai rata-rata mengalami penurunan. Cabai keriting kini seharga Rp36.200, sebelumnya masih seharga Rp36.300/kg. Cabai biasa yang sebelumnya harga Rp27 ribu menjadi Rp26 ribu/kg. Untuk cabai rawit merah turun Rp4 ribu, dari harga Rp125 ribu menjadi Rp121 ribu/kg.


(SAN)