2019, PLN Targetkan 100% Desa di Jatim Teraliri Listrik

Amaluddin    •    Jumat, 16 Jun 2017 18:38 WIB
pln
2019, PLN Targetkan 100% Desa di Jatim Teraliri Listrik
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Surabaya: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur menargetkan 100 persen desa di Jawa Timur teraliri listrik pada 2019. Target tersebut diapresiasi Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.

"Saya apresiasi PLN yang punya target elektrifikasi seluruh desa di Jatim," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul ini di Surabaya, Jumat 16 Juni 2017.

Berdasarkan data dari PLN, saat ini masih ada 27 desa di Jatim belum teraliri listrik. Dari jumlah itu, sebanyak 25 desa berada di kepulauan di kabupaten Sumenep, Madura. Sementara, dua desa ada di Kabupaten Bondowoso.

Rencananya, dua desa di Bondowoso akan mulai dialiri listrik pada 20 Juni 2017. "Untuk 25 desa di kepulauan ditargetkan akan teraliri 100 persen pada 2019," ujar Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, lambatanya penanganan aliran listrik ini karena jalan di desa sangat sulit dilalui. "Itu faktor utamanya kenapa sampai sekarang belum teraliri listrik," ucapnya.

Untuk memenuhi target 100 persen desa teraliri listrik, langkah pertama yang akan diambil adalah meningkatkan ketersediaan listrik di kepulauan. Saat ini, beberapa desa masih menggunakan pola oeprasi 12 jam untuk mendapatkan listrik. Pola tersebut akan ditingkatkan menjadi 24 jam.

Sayangnya, meningkatkan ketersediaan listrik bukanlah tanpa masalah. Selama ini, biaya produksi 1 kwh listrik menggunakan PLTD rata-rata sebesar Rp3 ribu per kWh. Jika PLTD kombinasi dengan tenaga surya biayanya relatif lebih rendah berkisar Rp2.200 per kWh.

"Padahal dijual ke masyarakat rata-rata dengan tarif subsidi sebesar Rp600 per kWh. Jadi, subsidi yang harus ditanggung pemerintah melalui PLN memang cukup tinggi," ujarnya.


(NIN)