Awal November, Pajak Bandara Juanda Naik

Amaluddin    •    Sabtu, 22 Oct 2016 13:41 WIB
bandara
Awal November, Pajak Bandara Juanda Naik
Penumpang melintas saat petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya melakukan pengasapan di Terminal II Bandara Juanda Surabaya, SIdoarjo, Jawa Timur, Rabu (7/9/2016) malam. Foto: Antara/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Surabaya: PT Angkasa Pura I (Persero) merilis kenaikan tarif pada Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Passenger Service Charge (PSC) di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur. Kenaikan tarif ini berlaku untuk penerbangan domestik dan internasional.

General Manager Bandara Juanda Surabaya, Yuwono, mengatakan kenaikan pajak bandara untuk penerbangan domestik menjadi Rp90 ribu dari Rp75.000. Pajak bandara penerbangan internasional naik menjadi Rp210 ribu dari Rp200 ribu.

"Kenaikan PJP2U di Bandara Juanda Surabaya ini akan berlaku terhitung mulai 1 November 2016 mendatang," kata Yuwono, dalam keterangan tertulisnya kepada Metrotvnews.com, Sabtu (22/10/2016).

Menurut Yuwono, kenaikan PJP2U itu sudah termasuk biaya BHS (Baggage Handling System) dan pajak sebesar 10 persen, serta termasuk tiket penumpang atau yang disebut dengan PSC on Ticket. 

"Penyesuaian tarif PJP2U ini dilakukan sebagai upaya Angkasa Pura I meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang dan pengguna jasa bandara yang mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan," katanya.

Salah satu peningkatan layanan yang dilakukan di antaranya menambah kapasitas melalui pembangunan terminal baru (Terminal 3), dan dua runway. Penambahan kapasitas dan runway ini akan mulai dilakukan pada Desember 2016 dengan investasi Rp9 triliun. 

Selain menambah dan memperbaiki kursi yang dilengkapi charger, ruang menyusui, ruang baca, dan musala. Bandara Juanda juga akan rutin menyelenggarakan pergelaran seni dua kali sebulan dan melebarkan koridor. Porter di Terminal 2 juga akan berpakaian etnik.

Penyesuaian tarif sesuai Pasal 243 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Setiap pelayanan jasa kebandarudaraan dan jasa terkait dengan bandar udara dikenakan tarif sesuai dengan jasa yang disediakan.

Penyesuaian tarif ini juga didasari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 56 Tahun 2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor: PM 187 Tahun 2015 dan PM 129 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Tingkat Layanan (Service Level Agreement) dalam Pemberian Layanan Kepada Pengguna Jasa Bandar Udara.


(UWA)