Gubernur Jatim Kirim Surat ke Freeport soal Nasib Smelter Gresik

Amaluddin    •    Selasa, 07 Feb 2017 12:23 WIB
freeport
Gubernur Jatim Kirim Surat ke Freeport soal Nasib Smelter Gresik
Aktivitas pertambangan Freeport di Timika, Ant - Mohammad Adimaja

Metrotvnews.com, Surabaya: PT Freeport Indonesia menunda pembangunan pabrik smelter di Gresik, Jawa Timur. Namun Gubernur Jatim Soekarwo mengirim surat ke Freeport untuk tetap membangun pabrik pemurnian tersebut.

Pakde Karwo, demikian Gubernur biasa disapa, menegaskan pabrik smelter penting untuk perekonomian Jatim. Apalagi, Gresik sudah punya smelter tembaga yang bekerja sama dengan perusahaan lain.

"Inti dalam surat saya itu mendorong pembangunan smelter di Gresik," kata Pakde Karwo seperti yang ditulis Metrotvnews.com, Selasa 7 Februari 2017.

Menurut Pakde Karwo, pembangunan pabrik smelter tertunda karena pemerintah tak kunjung menerbitkan izin ekspor konsentrat tembaga. Lantaran itu, Pakde Karwo mengaku juga mengirim surat ke pemerintah pusat mengenai masalah tersebut.

"Banyak industri di Jatim, makanya Jatim butuh pabrik smelter," tandasnya.

Baca: Pembangunan Smelter Gresik oleh Freeport Mandek

Rencana pembangunan smelter di Gresik mencuat mulai Maret 2015. Rencananya pembangunan smelter dilakukan pada Juni 2016.

Namun salah satu alasan rencana tersebut terkendala izin ekspor konsentrat tembaga. Hingga awal 2017, rencana itu tak kunjung terealisasi.

Baca: Berubah jadi IUPK, Kontrak Freeport Langsung Berakhir

Selain itu, status PT Freeport Indonesia berakhir dari Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Khusus Pertambangan (IUPK). Lantaran perubahan status, berbagai pembangunan, termasuk smelter di Gresik ditunda.

Setelah Freeport mendapat IUPK sementara, maka perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu harus memenuhi komitmen membangun smelter. 

Lihat video:
 


(RRN)