Produksi Beras Belasan Ton, Petani Mengaku Berdosa

Intan fauzi    •    Minggu, 30 Oct 2016 08:26 WIB
pertanian
Produksi Beras Belasan Ton, Petani Mengaku Berdosa
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Surono saat puncak Hari Pangan Sedunia di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10) - ANT/Maulana Suryana

Metrotvnews.com, Boyolali: Surono Danu, petani asal Lampung membuat Presiden Joko Widodo kagum dengan hasil panen padinya. Bagaimana tidak, sekali panen Surono bisa memproduksi 14 ton beras.

Dengan begitu, Jokowi yakin swasembada beras bisa segera terlaksana. Hasil melimpah, justru membuat petani berambut gondrong itu berdosa.

"Tapi dengan pengakuan dosa, kita merusak alam, saya mengaku dosa," kata Surono pada Jokowi saat diminta naik ke panggung pada acara puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36 di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10/2016).

Pada Jokowi, pria kelahiran Cirebon itu bercerita kalau ia menggunakan pestisida saat menanam padi. Penggunaan bahan kimia itu membikin rusak alam.

Tak mau tahu, Jokowi minta Surono mencari solusi. Surono sudah tahu caranya. Agar tanaman padi melimpah, alam tidak rusak, jalan satu-satunya kembali ke cara tradisional.

"Tanam rumput saja kalau mau lakukan cangkul baik, gali dulu, nyangkul, bibit masukan, tutup dengan tanah, seperti itu terus. Mbah saya ajarkan seperti itu," papar Surono.

Mendengar jawaban itu, makin senanglah Jokowi. Sebelum diminta kembali ke tempat duduk, Surono dihadiahkan pemipil jagung.

"Saya bawanya gimana?," tanya Surono disambut tawa petani lain yang hadir.
"Terserah bawanya gimana," kata Jokowi balik meledek.


(REN)