Belum Ditutup, Pabrik Gula di Sidoarjo sudah Berhenti Beroperasi

Syaikhul Hadi    •    Senin, 17 Oct 2016 17:06 WIB
gula
Belum Ditutup, Pabrik Gula di Sidoarjo sudah Berhenti Beroperasi
Pabrik Gula Toelangan Sidoarjo, MTVN - Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pemerintah berencana menutup 10 pabrik gula di Jawa Timur. Rencana belum terealisasi, Pabrik Gula (PG) Toelangan di Sidoarjo malah sudah tak beroperasi lagi.

Humas PG Toelangan Sidoarjo, Sigit Purwansyah, mengakui pabrik berhenti beroperasi sejak Agustus lalu. Alasannya, proses penggilingan di pabrik tersebut sudah selesai.

Sigit mengakui pemberhentian operasi terbilang lebih cepat. Di 2015, PG Toelangan memproduksi gula mulai Juni hingga September.

"Untuk tahun ini, proses penggilingannya mulai pertengahan hingga akhir Agustus," kata Sigit di ruang kerjanya di Sidoarjo, Senin (17/10/2016).

Namun Sigit enggan membeberkan lebih lengkap soal pemberhentian pengoperasian pabrik. Ia masih menunggu kebijakan direksi terkait keputusan tersebut.


(Suasana sepi di PG Toelangan Sidoarjo, MTVN - Hadi)

Selama proses produksi, ungkap Sigit, PG Toelangan menggiling sekitar 1.200 ton tebu per hari. 

PG Toelangan mempekerjakan 120 karyawan tetap dan 400 buruh nontetap. Sejak operasional berhenti, hanya karyawan tetap yang bekerja. Sementara buruh nontetap sudah habis masa kerjanya.

Beberapa hari lalu, Gubernur Jatim Soekarwo mengaku mendapat informasi mengenai penutupan sejumlah pabrik gula. Soekarwo berharap informasi itu tidak benar.

Selain PG Toelangan, pabrik gula di Sidoarjo yang akan ditutup yaitu PG Watoetoelis. Sedangkan delapan pabrik lainnya yaitu Pabrik Gula Rejosari, Kanigoro, dan Purwodadi di Madiun; PG Meritjan di Kediri; PG Pandji, PG Olean, dan PG Wringinanom di Situbondo.


(RRN)