Bank Mandiri Dorong Cashless Society di Pameran Buku Big Bad Wolf Book Sale

M Studio    •    Rabu, 26 Oct 2016 13:17 WIB
pameran buku
Bank Mandiri Dorong <i>Cashless Society</i> di Pameran Buku Big Bad Wolf Book Sale
Bank Mandiri mendorong nasabah memanfaatkan pembayaran secara non tunai pada setiap transaksi di pameran buku Big Bad Wolf Book Sale (Foto:Dok.Mandiri)

Metrotvnews.com, Surabaya: Bank Mandiri mendukung upaya Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan gerakan non tunai atau cashless society.

Gerakan penggunaan transaksi non tunai dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu, mendukung upaya pencegahan korupsi, pencucian uang, dan pembiayaan terorisme. Juga untuk mengurangi peredaran uang tunai.

Salah satu cara yang dilakukan Bank Mandiri dalam terciptanya cashless society yakni dengan mendorong nasabah memanfaatkan pembayaran secara non tunai pada setiap transaksi di ajang pameran buku Big Bad Wolf Book Sale, di JX International Expo, Surabaya, Jawa Timur.

Big Bad Wolf Book Sale diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur pada 19 hingga 31 Oktober 2016. Pameran buku terbesar di Asia Tenggara yang dibuka selama 24 jam ini menawarkan diskon mulai 60 persen hingga 80 persen untuk semua jenis buku.

Seluruh transaksi di Big Bad Wolf Book Sale dilakukan secara cashless dengan menggunakan mandiri debit, mandiri kartu kredit, mandiri e-cash, e-money, fiestapoin, dan kartu debit atau kredit bank lain berlogo Visa dan MasterCard.

Dengan memanfaatkan Mandiri e-Cash atau Fiestapoin, maka nasabah akan mendapatkan diskon tambahan 20 persen setiap berbelanja buku dengan nominal minimal Rp500 ribu.  Diskon Mandiri e-Cash hanya berlaku pada jam tertentu, yaitu pukul 11.00 dan 16.00 WIB, mulai 19 hingga 31 Oktober 2016.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga memanjakan nasabah dengan fasilitas cicilan nol persen bagi pengguna Mandiri Kartu Kredit.  Khusus e-money, juga disediakan booth pembelian dan top up saldo.

Penyelenggaraan Big Bad Wolf Book Sale di Surabaya mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, SH, MHum dan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. Saifullah Yusuf, beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pameran tersebut dinilai memiliki misi yang selaras dengan program "Gerakan Membaca 15 Menit Sehari" yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


(ROS)