Tahun Depan, Pemprov Jatim Sweeping TKA

Amaluddin    •    Minggu, 25 Dec 2016 14:04 WIB
tenaga kerja asing
Tahun Depan, Pemprov Jatim <i>Sweeping</i> TKA
Tenaga kerja asing di Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Jawa Timur bakal menegakkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang ketenagakerjaan. Lantaran itu, pemerintah bakal melakukan penyisiran atau sweeping pada tenaga kerja asing (TKA) awal tahun depan.

Gubernur Jatim Soekarwo menggandeng Forpimda, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwilkumham), dan Satuan Polisi Pamong Praja dalam sweeping. Kegiatan dimulai dengan mengecek keberadaan TKA.

"Kami juga melibatkan buruh dan Apindo, karena yang lebih paham soal keberadaan TKA dan lainnya adalah buruh," kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu di Surabaya, seperti yang ditulis Metrotvnews.com, Minggu (25/12/2016).

Petugas bakal menindak TKA yang melanggar peraturan. Yaitu bekerja tanpa izin dan tak memiliki keahlian sebagai tenaga kerja di Jatim.

Pakde Karwo mengakui kedatangan TKA mempengaruhi dampak lapangan kerja pada masyarakat Jatim. Itu terjadi sejak era Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA diberlakukan.

Untuk itu, perlu pengawasan lebih ketat terhadap regulasi yang sudah ada," ujarnya.

Pakde Karwo menyebutkan beberapa perusahaan yang mempekerjakan TKA. Beberapa di antaranya berlokasi di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Pasuruan, dan Probolinggo.

"Daerah-daerah itu merupakan daerah kawasan industri manufaktur. Selain daerah tersebut, daerah lainnya juga perlu dijaga ketat mencegah TKA ilegal dan unskill," paparnya.



(RRN)