Tulungagung Segera Punya Pabrik Gula Mini

Amaluddin    •    Kamis, 11 May 2017 18:50 WIB
gula
Tulungagung Segera Punya Pabrik Gula Mini
Wagub Jatim Saifullah Yusuf resmikan Masjid At Tauhid di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jatim. (MTVN/Amal).

Metrotvnews.com, Surabaya: Pabrik gula mini akan dibangun di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pembangunan pabrik gula ini merupakan program Yayasan Ibrahimy di bidang ekonomi kerakyatan.

"Pembangunan pabrik gula mini ini merupakan program jangka pendek, akan dimulai di daerah asal saya di Tulungagung. Tapi ke depan, kami akan membangun PG yang tersebar di seluruh Jatim," kata salah satu pendiri Yayasan Ibrahimy, Mudhofi Hadisiswoyo, usai peresmian Masjid At Tauhid, di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Jatim, Kamis, 11 Mei 2017.

Pabrik gula dipilih karena pasar gula lebih bagus, serta untuk memenuhi kebutuhan gula dan diproduksi dalam negeri. Apalagi pemerintah berencana akan menutup 10 pabrik gula yang ada di Jatim.

"Jadi peluang membangun ekonomi kerakyatan dalam bidang gula sangat besar. Pabrik gula mini ini nantinya akan dikelola langsung oleh PT yang dibentuk oleh anggota yayasan Ibrahimy. Karena yayasan tidak boleh mengelola perusahaan," ujarnya.

Jika pabrik gula mini berdiri, Mudhofi memastikan akan menggunakan tenaga kerja masyarakat sekitar. Dia akan memberdayakan 50-80 warga setempat untuk menjadi karyawan di pabrik gula mini tersebut. "Kecuali tenaga ahli. Kita akan mempekerjakan orang luar, sehingga warga setempat bisa belajar dari tenaga ahli itu," jelasnya.

Pihaknya menargetkan satu tahun setelah pabrik gula mini beroperasi bisa berproduksi. "Tatget produksi menggiling 50 ton tebu per hari. Anggaran yang kita siapkan untuk membangun pabrik gula mini ini sebesar Rp17 miliar," katanya.

Selain membangun pabrik gula mini, Yayasan Ibrahimy juga memiliki program penanaman tebu bekerja sama dengan Kodam V Brawijaya, mendirikan perguruan tinggi dan rumah sakit. "Jadi programnya tidak hanya di bidang ekonomi, juga pendidikan dan kesehatan," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menyambut positif keberadaan ponpes Sabilil Muttaqien yang dikelola Yayasan Ibrahimy. Terlebih yayasan ini memiliki banyak program yang utamanya memberdayakan masyarakat.

"Tapi, mengelola ponpes ini tidak mudah. Salah satunya harus tirakat. Tanpa tirakat akan sulit untuk membesarkan ponpes. Seperti masjid At Tauhid ini, harus benar-benar difungsikan dengan baik, baik untuk beribadah juga untuk sosial," tuturnya.

Masjid At Tauhid diresmikan Saifullah Yusuf. Dibagun 12 Oktober 2015, masjid At Tauhid berada di kompleks Ponpes Sabilil Muttaqien. Ponpes Sabilil Muttaqien sendiri didirikan pada 6 September 2016.


(SAN)