Kisah Agen Terbaik Ekspedisi Taklukkan Malang

Kesturi Haryunani    •    Rabu, 25 Oct 2017 15:19 WIB
jne
Kisah Agen Terbaik Ekspedisi Taklukkan Malang
Sundoro, agen terbaik JNE Malang, Jawa Timur -- MTVN/Ninok

Metrotvnews.com, Malang: Sundoro dinobatkan sebagai agen JNE terbaik di Malang, Jawa Timur. Tidak mudah untuk mendapatkan predikat tersebut.

"Saya agen JNE pertama di Malang. Bahkan, sebelum kantor pusat JNE Malang ada, saya sudah buka," kata Sundoro saat ditemui di Hotel Aria Gajayana, Malang, Jawa Timur, baru-baru ini.

Sundoro bercerita, dirinya menjadi agen JNE sejak tinggal di Surabaya. "Waktu jadi agen JNE di Surabaya, omzet saya lebih besar dari kantor pusat,"  lanjutnya.

Pada 1999, Sundoro memutuskan hijrah ke Malang. Karena prestasinya selama di Surabaya, Sundoro pun ditunjuk menjadi perwakilan JNE di Malang.

"Istilahnya, saya babat alas di sini. Awalnya berdarah-darah, sehari paling banyak cuma bisa mengirimkan paling banyak lima barang," tutur Sundoro.

Menurut Sundoro, menjaga kepercayaan pelanggan adalah hal paling penting dalam menjalankan bisnisnya. Itu pula yang mengantarkannya menjadi agen terbaik di Malang.

"Selama perjalanan waktu, saya belajar bahwa yang terpenting adalah menjaga agar customer tidak pergi. Kalau ada komplain, dengan cepat harus ditangani. Bagaimanapun caranya, jangan sampai customer lolos, apalagi pindah ke kompetitor," bebernya.

Selain menjaga kepercayaan pelanggan, Sundoro juga selalu berusaha menjaga para tenaga kerjanya. Saat ini, dia punya 28 karyawan.

"Karyawan saya yang ada di counter-counter itu saya biasakan bekerja dengan rasa. Mereka saya ajarkan untuk ikut memiliki, sehingga merasa senang dan betah bekerja," cetusnya.

Terbukti, karyawan Sundoro rata-rata sudah tahunan bekerja dengannya. Minimal karyawan yang bekerja padanya bertahan hingga lima tahun, waktu yang tidak bisa dibilang singkat.


Kepala Cabang Utama JNE Malang Windhu Abiworo bersama Sundoro -- MTVN/Ninok

Kepala Cabang Utama JNE Malang Windhu Abiworo menambahkan, sosok Sundoro memang tidak bisa dilepaskan dari perjalanan JNE Malang selama hampir 18 tahun. Waktu awal berdiri di Malang, belum banyak orang tahu JNE.

"Tahun 1999 hingga 2003 itu adalah masa pertanyaan. Selama itu, kita terus menyampaikan dan mensosialisasikan JNE ke masyarakat," urainya.

Windhu melanjutkan, pada 2004 ada wacana perubahan logo. Hingga akhirnya, pada 2005 secara nasional menjadi momentum naiknya kepercayaan masyarakat kepada JNE.

"Pada 2005, jaringan JNE ada di mana-mana. Kami mendapat pengakuan dan kepercayaan dari masyarakat. 'Ini semua berkat kerja sama dan kerja keras dari JNE, terutama seluruh karyawan dan agen,'' kata Windhu.

Windhu menjelaskan, pengiriman barang di JNE saat ini didominasi para pelaku online shop dan e-commerce. ''Perbandingannya 80 persen pengiriman e-commerce. Sedangkan, 20 persen pengiriman konvensional," lanjutnya.

Pertumbuhan bisnis JNE dari 2015-2017, lanjut Windhu, kurang lebih mencapai 30%. JNE memiliki berbagai kelebihan, di antaranya ontime delievery, program premium hari esok sampai, jemput ASI seketika (Jesika), dan sehari barang tidak sampai uang kembali.
(NIN)