Sidoarjo Bakal Punya Pusat Bisnis dan Perbelanjaan

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 16 Sep 2016 10:11 WIB
bisnis
Sidoarjo Bakal Punya Pusat Bisnis dan Perbelanjaan
Wagub Saifullah Yusuf dan sejumlah pejabat di acara Ground Breaking Suncity Biz di Sidoarjo, MTVN - Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, bakal membangun lokasi pusat bisnis dan perbelanjaan. Area tersebut bakal dibangun di Jalur Arteri Porong.

Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri peletakan batu pertama atau ground breaking Suncity Biz di kawasan Porong, Kamis 15 September. Sejumlah pejabat dan pengusaha pun menghadiri acara tersebut.

Gus Ipul mengakui Jawa Timur perlu melakukan terobosan untuk bersaing di ekonomi global. Dengan begitu, ia berharap rencana pembangunan pusat perbelanjaan dapat meningkatkan daya saing Jatim, khususnya Sidoarjo.

"Pengusahanya adalah pengusaha tangguh. Jadi harus didukung. Bahkan, nantinya pusat bisnis perbelanjaan ini akan menjadi penyedia logistik di Jawa timur. Karena di Indonesia sendiri bagian timur dan seluruh asia sedang menghadapi MEA," kata Gus Ipul. 

Pusat perbelanjaan itu masih satu kecamatan dengan lokasi semburan lumpur panas Lapindo. Bangunan akan berdiri di lahan seluas 200 Hektare. Kurang lebih 800 outlet fashion, hotel, perumahan, pergudangan, dan pertokoan dibangun di lahan tersebut.

"Pusat bisnis ini akan menjadi ikon untuk pelayanan bisnis di Inodnesia. Makanya, nanti kita juga akan menampung Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga perindustrian," ujar Presdir PT Indo Purnama Investama, M Torino Junaedi yang menghadiri acara tersebut.

Torino mengaku sudah melakukan riset soal keamanan hingga peluang bisnis di kawasan itu. Ia memprediksi lebih 20 ribu pengunjung mendatangi kawasan tersebut setiap hari.

"Karena kendaraan yang lewat jalur Arteri Porong ada sekitar 100.000 kendaraan per hari," lanjutnya.

Pembangunan bakal berlangsung selama enam tahap. Satu tahap akan memakan waktu kurang lebih satu tahun setengah. 

Torino mengakui perekonomian sedang lesu. Namun ia optimistis peluang bisnis di kawasan tersebut akan lancar.


(RRN)