Perusaahaan Transportasi Online Didesak Urus Izin Sebelum Oktober

Amaluddin    •    Kamis, 01 Sep 2016 15:20 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Perusaahaan Transportasi Online Didesak Urus Izin Sebelum Oktober
Aplikasi transportasi online kini semakin merajalela. Foto: Daily Social

Metrotvnews.com, Surabaya: Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jawa Timur mengimbau pengusaha transportasi berbasis online segera mengurus izin operasional sebelum Oktober 2016. 

"Bila tidak, maka mereka harus mengurus izin ke Kementerian Perhubungan," kata Kasi Angkutan Tidak Dalam Trayek Dishub dan LLAJ Jatim, R. Peri Sadjarwo, Kamis (1/9/2016).

Pengurusan persyaratan operasional transportasi berbasis online sangat penting jika ingin memiliki legalitas resmi. Legalitas resmi itu, kata dia, sebagai perlindungan bagi konsumen.


Aplikasi Berbasis Online. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Dishub Jatim, lanjut Sadjarwo, akan memberi kemudahan proses izin. Jika seluruh persyaratan terpenuhi maka semua berkas akan keluar tidak sampai seminggu. 

"Yang jelas Dishub tak akan menyusahkan proses perizinan. Kalau mengacu persyaratan perizinan trayek baru angkutan sewa ada 18 item. Misalkan kelengkapan persyaratan yang dimiliki hanya 7 item kita akan terima. Tapi, untuk selanjutnya semua dilengkapi," jelasnya.

Hingga saat ini, sekitar 20.000 unit lebih transportasi berbasis online beroperasi di Surabaya tidak memiliki izin. "Kalau tidak punya izin, terus ada aksi kejahatan bagaimana? Karena itu kita mendesak mereka mengurus persyaratan," terangnya.

Kementerian Perhubungan telah menginstruksi taksi online untuk memenuhi tiga syarat jika ingin tetap beroperasi. Salah satunya adalah kendaraan harus lulus uji KIR. Selain itu, STNK kendaraan harus atas nama perusahaan atau koperasi tempat pengemudi bernaung. Pengemudi juga harus memiliki SIM A umum.
 


(UWA)