Gus Ipul Incar Investor dari Polandia dan Hungaria

Amaluddin    •    Selasa, 29 Nov 2016 20:38 WIB
Gus Ipul Incar Investor dari Polandia dan Hungaria
Kepadatan pemukiman berdampingan dengan kawasan industri di Surabaya, Ant - M Risyal Hidayat

Metrotvnews.com, Surabaya: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengunjungi beberapa negara untuk menemukan investor. Sejumlah negara yang memiliki perwakilan di Jatim menjadi target utama misi dagang Pemerintah Provinsi Jatim. 

"Kalau mereka punya perwakilan itu berarti serius dalam melihat kita," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, seperti keterangan tertulis dari KBRI Budapest yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (29/11/2016).

Orang nomor dua di Pemprov Jatim itu mengatakan pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Polandia dan Hungaria selama sepekan. Di dua negara tersebut, delegasi Pemprov Jatim membawa misi dagang dan merintis kerjasama di berbagai bidang.

Di Polandia, lanjut Gus Ipul, telah menuai hasil kongkret. Sejumlah kesepakatan sudah ditandatangani. Namun, Gus Ipul belum bisa menyebut kerjasama apa dengan Polandia. "Nanti tahun 2017, delegasi pengusaha Polandia akan berkunjung ke Jatim," katanya.

Sementara di Hungaria, Gus Ipul dan rombongan menggelar pertemuan dengan para pengusaha setempat. Ia melakukan penjajakan terhadap berbagai kemungkinan untuk meningkatkan perdagangan antar negara, khususnya dengan Jatim. "Misalnya dalam bidang pariwisata. Negeri ini tidak punya sumber daya alam. Namun mampu mendatangkan 30 juta turis setiap tahunnya," tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan menggenjot kunjungan wisata tersebut bisa menutup defisit perdagangan luar negerinya. Pariwisata Hungaria bisa menghasilkan devisa negara sebesar USD 2,5 miliar atau setara Rp30 triliun setiap tahun.

Polandia dan Hungaria ia pilih karena kedua negara tersebut memiliki konsulat di Surabaya. Menurutnya, penempatan perwakilan itu menunjukkan keseriusan negara tersebut untuk menjalin hubungan dengan Jatim.

"Kami akan membalas keseriusan mereka dengan berusaha membangun kerjasama yang lebih baik. Apakah itu nanti kerjasama antar pemerintah maupun masyarakat, kami ingin kerjasama terutama dalam bidang perdagangan," tandasnya.
(RRN)