Para Istri Nelayan Diajak Bikin Ikan Olahan saat Cuaca Ekstrem

Amaluddin    •    Kamis, 17 Nov 2016 17:23 WIB
cuaca ekstrem
Para Istri Nelayan Diajak Bikin Ikan Olahan saat Cuaca Ekstrem
Ikan kunir yang diolah menjadi keripik di Situbondo, Ant - Seno

Metrotvnews.com, Surabaya: Melaut di saat cuaca ekstrem membahayakan keselamatan nelayan. Lantaran itu banyak nelayan menyandarkan kapal. Tapi itu berakibat pendapatan mereka menurun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Jawa Timur, Heru Cahyono, mengatakan hujan bukan masalah bagi para nelayan. Tapi, angin kencang dan ombak besar yang membahayakan.

Saat kondisi laut seperti itu, nelayan lebih mementingkan keselamatan. Di lain sisi, mereka mengeluh karena melaut merupakan penghasilan utama.

Lantaran itu, kata Heru, Diskanla membagikan ilmu pada para istri nelayan untuk menemukan solusi masalah tersebut. Caranya, menciptakan pendapatan alternatif saat cuaca buruk terjadi.

"Misalkan, satu hari sang suami melaut dan dapat menghasilkan ikan 10 Kg. Sang istri mengolah 5 Kg untuk penghasilan tambahan. Bisa dibuat nugget, sosis, atau somay," kata Heru ditemui di ruang kerjanya di Surabaya, Kamis (17/11/2016).

Heru mengatakan Diskanla menyiapkan bantuan untuk para istri nelayan. Yaitu alat pendingin untuk mengolah ikan. 

Heru mengaku tengah menghitung besaran anggaran untuk menyiapkan bantuan. Diskanla juga akan membantu para istri nelayan menjual hasil olahan ikan itu ke pasaran.

"Misalnya menjual di sekolah. Kan ikan makanan yang sehat bagi anak-anak sekolah," ungkap Heru.

Sementara itu, Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Jatim), Achmad Robiul Fuad mengimbau warga mewaspadai dampak bencana. Curah hujan di wilayah Jatim memiliki intensitas sedang hingga tinggi.


(RRN)