Surabaya Bakal Punya Kereta Gantung di Suramadu

Amaluddin    •    Sabtu, 14 Apr 2018 18:06 WIB
infrastruktur
Surabaya Bakal Punya Kereta Gantung di Suramadu
Kendaraan bermotor melaju di Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur. Foto: Antara/Didik Suhartono

Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan wahana baru berupa kereta gantung di Jembatan Suramadu, Kenjeran, Jawa Timur. Nantinya, wahana baru ini akan melintas di ketinggian dari Jembatan Suramadu, Taman Pesisir, Sentra Bulak hingga Jembatan Suroboyo.

Direktur Utama PT PP Properti Suramadu Rudy Harsono mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk membangun kereta gantung tersebut. Saat ini, kata Rudy, pihaknya sudah menyediakan lahan 6,5 hektare.

Infrastruktur penunjang, seperti apartemen, mal, perkantoran, dan lainnya, juga akan dibangun di kawasan tersebut.

"Nantinya dari pihak kami akan membangun kereta gantung sepanjang 725 meter. Sebagai langkah awal untuk membangun kereta gantung itu, pondasinya akan dimulai dibangun akhir bulan April ini hingga tiga bulan ke depan," kata Rudy, dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Sabtu, 14 April 2018.

Kereta gantung itu akan melintas di atas Jembatan Suramadu dengan ketinggian 25 meter. Pembangunan kereta gantung ini ditargetkan selesai akhir tahun 2018 ini.

"Kereta gantung itu sudah kami pesan dari Cina sebanyak 20 unit. Tiap unit nantinya akan bisa memuat maksimal 6 orang," katanya.

Pengembangan kawasan Kenjeran, Surabaya, ini diharapkan bisa menumbuhkan perekonomian warga sekitar. Bahkan, ia berharap industri-industri kreatif yang berasal dari para nelayan bisa berkembang.

Untuk mendukung tumbuh kembangnya pelaku industri kreatif terutama terhadap anak-anak muda kreatif, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya dan Kreavi.

Kolaborasi ini menghadirkan Kreavi challenge bertajuk Surabaya Ocean Resort Branding Challange. Kompetisi ini mengundang para pelaku ekonomi kreatif, para kreator dan desainer serta umum untuk turut serta merancang nama, logo, tagline, dan turunan desain yang akan dikembangkan di lahan 6,5 hektar itu.

"Sebenarnya, kami sangat bisa melakukan tender proyek ini. Namun, karena kami menilai anak-anak muda kreatif di Surabaya sangat banyak, dan Bu Wali Kota juga sangat konsen dalam pengembangan ekonomi kreatif dan anak mudanya, maka kami bikinkan challenge ini," katanya.

Pemkot Surabaya menyambut baik berbagai kolaborasi ini. Kerja sama ini diharapkan dapat mengembangkan perekonomian dan pariwisata di pesisir Kenjeran

"Ini wujud nyata partisipasi publik untuk mengembangkan kawasan pesisir Kenjeran," kata Kepala Sub Bagian Layanan Informasi Humas Pemkot Surabaya Jefry S.


(SUR)