Menteri Yohana Borong Sepatu di Bekas Lokalisasi Dolly

Amaluddin    •    Minggu, 27 Aug 2017 18:38 WIB
umkm
Menteri Yohana Borong Sepatu di Bekas Lokalisasi Dolly
Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise saat mendatangi UKM sandal dan sepatu Putat Jaya Colletion di bekas lokalisasi Dolly, Surabaya, Jawa Timur -- MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise memborong sandal dan sepatu Putat Jaya Colletion di bekas lokalisasi Dolly di Jalan Kupang Gunung, Surabaya, Jawa Timur. Sandal dan sepatu itu merupakan produksi warga terdampak penutupan bekas lokalisasi Dolly dan Jarak.

"Sandalnya bagus, enak dipakai," kata Yohana saat berkunjung ke Gang Dolly usai menggelar Temu Nasional Partisipasi Publik dan Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) 2017 di Taman Bungkul, Surabaya, Minggu 27 agustus 2017.

Setelah mencoba sandal, Yohana kemudian melihat display di rak sepatu bersama dengan staff kementerian. Ia beberapa kali mencoba sepatu.

"Ada nomor 39? Ini sepatu bisa dipakai turun lapangan?" tanya Yohana kepada salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sepatu.

Yohana pun meminta kepada staf kementerian untuk membeli sepatu dan sandal yang sudah dicobanya itu. Ia setidaknya memborong tujuh pasang alas kaki, yang terdiri dari dua pasang sandal dan lima pasang sepatu.

Pada kesempatan itu, Yohana juga bekomitmen untuk mempromosikan produk sepatu Putat Jaya Colletion setiap melaksanakan tugas negara. "Sepatu dan sandal ini, saya akan pakai saat kunjungan ke daerah-daerah," ujarnya.

Menteri Yohana juga meminta kepada para pelaku UKM Mampu Jaya melakukan pelatihan kepada beberapa daerah. Ia menilai, UKM Mampu Jaya sudah berhasil memproduksi sepatu dan sandal dengan kualitas bagus.

"Saya minta nanti untuk melakukan pelatihan kepada orang-orang di daerah seperti Papua, Maluku, NTT, dan daerah tertinggal lainnya," harapnya.

Koordinator KUB Mampu Jaya Atik mengaku, sangat bersyukur sudah dikunjungi oleh Menteri Yohana. Ia pun bersyukur karena produknya sudah diborong.

"Saya bersyukur dan senang banget kami sudah diperhatikan," kata Atik.


(NIN)