Bibit Badai Tropis Sebabkan Harga Ikan Mahal

Aditya Mahatva Yodha    •    Kamis, 02 Feb 2017 12:29 WIB
cuaca ekstrem
Bibit Badai Tropis Sebabkan Harga Ikan Mahal
Tangkapan ikan nelayan di Sendang Biru, Malang, Jawa Timur, berkurang -- MTVN/Aditya Mahatva Yodha

Metrotvnews.com, Malang: Adanya pusat tekanan di sebelah barat laut Benua Australia atau lazim disebut bibit badai tropis (Tropical Law), menyebabkan gelombang tinggi di laut selatan Pulau Jawa. Tinggi gelombang yang mencapai 4 meter menyebabkan banyak nelayan enggan melaut.

Sedikitnya nelayan yang berani melaut, menyebabkan tangkapan ikan berkurang. Akibatnya, harga ikan semakin mahal.

"Ikan cakalang dan baby tuna yang sebelumnya harganya berkisar Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram, kini menjadi Rp20 ribu per kilogram," kata Koordinator nelayan Sendang Biru Sudarsono di Sendang Biru, Malang, Jawa Timur, Kamis, 2 Februari 2017.

Sementara itu, prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat Rismanto Efendi mengatakan, gelombang tinggi tidak hanya terjadi di selatan Pulau Jawa. Hal serupa juga terjadi di Laut Cina Selatan, timur Pulau Jawa, Selat Sunda bagian selatan, barat Lampung, selatan Pulau Sumbawa, dan sepanjang Samudera Hindia.


(NIN)