Investor Tertarik Berinvestasi setelah Pilgub DKI

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 14 Mar 2017 17:03 WIB
investasi
Investor Tertarik Berinvestasi setelah Pilgub DKI
Ilustrasi investasi, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Stabilitas politik sangat berpengaruh terhadap minat investasi. Jika politik tak kondusif, otomatis para investor juga berpikir panjang untuk berinvestasi, khususnya di pasar modal.

Hal itu dikatakan Investment Director PT Sucorinvest Assesment Managemen, Jemmy Paul. Menurut dia, sejak Januari hingga Maret 2017 pergerakan investasi di pasar modal masih lamban. Kebanyakan mereka masih menunggu pagelaran Pilkada DKI Jakarta putaran kedua selesai.

"Dari beberapa teman di luar negeri yang mau investasi, mereka masih menunggu Pilkada Jakarta selesai," katanya, dalam acara Capital Market Update di Grand Spazio, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa 14 Maret 2017.

Jemmy menjelaskan, situasi politik sangat berpengaruh sekali terhadap dunia investasi pasar modal. Sebab, investor membutuhkan kepastian investasi dan kenyamanan saat menggelontorkan dananya.

"Kalau ada distabilitas politik, tentunya mereka khawatir. Jangan-jangan nanti investor yang dirugikan, itu yang dipikirkan," ujarnya.

Di PT Sucorinvest sendiri, kata Jemmy, pergerakan investasi masih standar hingga Maret 2017. Namun, dia meyakini mulai April, tepatnya pasca Pilkada Jakarta, nilai investasi di Sucorinvest akan meningkat.

"Target kami bulan April. Masih ada waktu satu bulan dari sekarang," tambahnya.

Jemmy menegaskan, dalam perpolitikan nasional, Sucorinvest tidak berpihak kepada calon siapa pun. Pencalolanan kepala negara atau kepala pemerintah dinilai tidak memiliki pengaruh selama kondisi politik dan ekonomi stabil.

"Kita jalan saja enggak ada masalah, siapapun presiden atau gubernurnya. Selama target kita terpenuhi itu masih aman bagi kami," tegas dia.


(RRN)