Yuk, Datang ke Pameran Buku Terbesar se-Asia Tenggara

Amaluddin    •    Jumat, 21 Oct 2016 15:00 WIB
pameran buku
Yuk, Datang ke Pameran Buku Terbesar se-Asia Tenggara
Big Bad Wolf Book Sale diselenggarakan di JX International Expo, Surabaya, Jawa Timur, pada 20 hingga 31 Oktober 2016 (Foto:Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: The Big Bad Wolf Book Sale kembali diselenggarakan di Indonesia. Kali ini, berlokasi di JX International Expo, Surabaya, Jawa Timur, pada 20 hingga 31 Oktober 2016.

Big Bad Wolf Book Sale merupakan salah satu wujud dukungan kepada program pemerintah gerakan 15 menit membaca. Dengan banyaknya ketersediaan buku, diharapkan bisa memacu menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengapresiasi terlaksananya pameran yang kali kedua diadakan di Indonesia dan kini Surabaya lah yang menjadi tuan rumah. Hal ini tentu saja bisa lebih meningkatkan minat baca masyarakat Jawa Timur yang tergolong tinggi menurut data BPS yakni 65,25 persen.

"Hari ini kita melihat acara ini diserbu masyakarata ya. Artinya pintu untuk masuk dan meneruma berbagai perubahan juga kultur-kultur baru menjadi open minded. Karena buku itu kan bahasa bijaknya jendela dunia, maka kemudian masyarakat tidak menjadi fanatis dalam pandangannya, tapi jadi moderat. Nah syarat sebuah pembangunan itu pikiran moderat yang masuk, ini luar biasa," kata pria yang karib disapa Pakde Karwo di sela-sela mengelilingi pameran buku, Rabu (19/10/2016) di JX International Expo Surabaya.

Sementara itu antusiasme masyarakat sudah sangat nampak dari awal pembukaan acara. Setidaknya ribuan pengunjung terlihat sedang memilah-milah buku yang sedang mereka cari.

Pengunjungnya pun dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga dan masyarakat umum. Tak jarang bisa ditemui para pengunjung itu memborong dan keranjang belanjaannya pun penuh dengan buku yang berkualitas dan tentu saja dengan harga yang sangat terjangkau, yakni diskon 60-80 persen.

"Di sini (Surabaya) jarang ada bazar buku terutama yang impor. Saya mencari buku yang berkualitas dan yang paling penting murah. Saya sih di sini mencari novel, buku referensi dan kamus ensiklopedia," ujar salah satu pengunjung Aan.

"Buku-buku di sini kualitasnya bagus banget. Harganya pun luar biasa murah dan bisa dibeli sama anak-anak remaja yang enggak punya banyak uang. Kalau saya mencari buku fashion, karena berhubungan dengan jurusan saya busana," ujar seorang pelajar bernama Renata.

Melihat niat baik penyelenggara Big Bad Wolf untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui buku dan antusiasme warga yang datang, tak heran banyak pihak yang sangat mendukung acara yang berlangsung pada 20 - 31 Oktober 2016 ini. Salah satunya adalah Decolith Cat Tembok Acrylic.

"Kami sangat mendukung apa yang ingin dilakukan oleh Big Bad Wolf, yaitu mencerdaskan anak bangsa. Saya rasa itu sejalan dengan visi misi CSR kami dan kami juga memberikan sejumlah buku kepada anak-anak yang kurang beruntung agar mereka bisa menikmati buku-buku berkualitas," terang General Manager Decolith, Ron Ongkowijoyo.

 
General Manager Decolith, Ron Ongkowijoyo dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo


Lebih dari itu, Ron yang mewakili Decolith juga berharap, dengan hadirnya Big Bad Wolf di Kota Pahlawan ini bisa menanamkan minat baca masyarakat. Dirinya pun optimis, tingkat kegemaran membaca di sana akan meningkat.

"Ya saya lihat hari ini sangat heboh, warga Jawa Timur sepertinya sangat antusias. Ini saja baru undangan, belum lagi besok mungkin akan lebih penuh lagi," ucap dia.

Selain itu, Direktur Pemberitaan Metro TV yang juga hadir pada acara pembukaan pameran buku terbesar ini pun turut mendukung pameran buku terbesar se-Asian Tenggara yang diadakan oleh PT Java Ritel Indonesia. Menurutnya, event tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui gerakan membaca.

"Kalau kita lihat begitu dibuka, antusiasme masyarakat luar biasa. Artinya, keinginan masyarakat untuk membaca itu sebenarnya tinggi. Hanya saja sekarang ini seringkali terkendala oleh harga buku yang terlalu mahal. Inilah yang dipikirkan oleh Java Ritel, jadi memberikan potongan harga buku dari jutaan menjadi ratusan ribu," tutup Suryopratomo.

Pameran yang berlangsung selama 11 hari berturut-turut dari 20 hingga 31 Oktober 2016 di JX International Expo  Surabaya ini, akan dibuka selama 24 jam non-stop. Diperkirakan 350 ribu pengunjung akan datang, tak hanya dari Surabaya namun juga dari kota-kota lain di sekitarnya.

Untuk diketahui Big Bad Wolf Book Sale kembali hadir di Indonesia untuk kedua kalinya. Sebelumnya pameran buku ini pertama kali diadakan di Jakarta pada April 2016, dan menuai antusiasme besar dari masyarakat. Terhitung lebih dari 350 ribu pengunjung dari Jabodetabek, Bandung, Semarang, Lampung, dan Palembang datang ke lokasi.


(ROS)