Menag Siapkan Dana Rp5,3 Triliun untuk Sejahterakan Guru Agama

Amaluddin    •    Sabtu, 02 Dec 2017 17:57 WIB
guru
Menag Siapkan Dana Rp5,3 Triliun untuk Sejahterakan Guru Agama
Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, dalam sambutannya dalam pembukaan Kongres ke- 3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di JX International Convention Center, Surabaya, Sabtu, 2 Desember 2017. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, merespons baik usulan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf terkait upah minimum guru pendidikan Agama Islam (PAI). Atas usulan itu, Menag berjanji akan menyiapkan anggaran sebesar Rp5,3 triliun setiap tahunnya untuk mensejahterakan nasab dan nasib guru PAI di seluruh Indonesia.

“Kami merasa anggaran segitu sepertinya masih kurang,” kata Lukman, dalam sambutannya dalam pembukaan Kongres ke- 3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di JX International Convention Center, Surabaya, Sabtu, 2 Desember 2017.

Baca: Gus Ipul Janji Rumuskan Upah Minimum untuk Guru Swasta

Menurut Menag, kesejahteraan guru agama layak diperjuangkan. Mengingat guru agama memiliki peran penting dalam mendidik muridnya, utamanya dalam keagamaan.

“Kami saat ini masih merumuskan agar bisa menambah kesejahteraan guru agama. Bahkan kami di internal Kementerian Agama selalu berdiskusi seminggu sekali, dan melakukan studi kelayakan untuk kesejahteraan guru agama,” katanya.

Menurut Menag, ada beberapa daerah di Indonesia yang memberikan kesejahteraan tambahan bagi guru PAI. Namun Menag merahasiakan daerah mana saja yang dimaksud.

”Biasanya daerah yang punya anggarannya lebih yang memberi tunjangan kesejahteraan bagi guru PAI. Tapi untuk pemenuhan guru PAI sampai sekarang masih terpusat dan merupakan tanggungjawab Kemenag,” kata dia.


(ALB)