Haru Perempuan Lumpuh saat Menerima Kursi Roda

Rahmatullah    •    Senin, 04 Dec 2017 09:26 WIB
hari disabilitas internasional
Haru Perempuan Lumpuh saat Menerima Kursi Roda
?Aminah, warga Sumenep, yang mendapat kursi roda di Hari Penyandang Cacat Internasional, Minggu, 3 Desember 2017, MTVN - Rahmatullah

Sumenep: Sejak enam tahun lalu, Aminah, 65, lumpuh total. Meski hanya ingin keluar ke halaman rumahnya, dia tidak mampu. Lantaran itu, dia terharu ketika menerima kursi roda dari Komunitas Sumenep Berbagai (KSB), Minggu 3 Desember 2017. Ia yakin kursi roda akan membantunya beraktivitas lagi. 

Aminah hidup dengan sang ibu, Ismati, 80, di Jalan Wahid Hasyim Gang 3 Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep Jawa Timur. Senasib dengan Aminah, Ismati pun lumpuh. Sementara ayah sudah meninggal.

Aminah lumpuh akibat menderita stroke. Sementara Ismati lumpuh karena jatuh. 

Untuk keperluan makan, mereka meminta bantuan kepada tetangga untuk membelikan nasi. Itu pun hanya sekali dalam satu hari. Mereka juga menerima kebaikan hati tetangga yang membawakan makanan.

Bertepatan dengan Hari Penyandang Cacat Internasional, Aminah tidak menyangka akan disambangi sekelompok aktivis sosial. Bahkan yang dibawanya pun sangat bermanfaat baginya untuk melanjutkan hidup. Aminah tidak kuasa menahan haru ketika menerima kursi roda tersebut.

"Ya Allah. Semoga kalian diberi kemuliaan, diberi kesehatan dan dimudahkan rezeki," ungkapnya menahan air mata.

Oleh para aktivis, Aminah dibopong ke kursi roda. Dia dibawa berjalan dalam jarak beberapa meter dari rumahnya. Kebahagiaan memancar dari wajahnya lewat senyum yang ia kembangkan.

Sementara koordinator kegaiatan sosial tersebut, Ferry Saputra, berharap Aminah kembali beraktivitas, meski tidak seperti warga lain yang masih normal. Selain itu, KSB juga memberikan tongkat untuk sang ibu. 

"Kami ingin meringankan beban mereka. Kami ikut bahagia ketika melihat mereka tersenyum," jelas Ferry.

Ke depan, Ferry mengaku akan kembali ke rumah tersebut dengan membawa kursi roda lain untuk Ismati. Dengan kursi tersebut, diharapkan semangat mereka berjuang menjalani hidup semakin menyala.

Selain memberikan kursi roda gratis tongkat untuk dua penyandang disabilitas tersebut, Ferry mengungkapkan juga membagikan sembako, Alquran dan peralatan salat untuk 12 orang kaum fakir miskin. Dua belas orang tersebut tersebar di Desa Kolor, Kelurahan Bangselok, Kelurahan Pajagalan dan Desa Kebunan, Kecamatan Kota.

"Yang kami bagikan itu berasal dari donatur," tutup Ferry.


(RRN)