BI Siapkan Rp 3,9 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran di Malang

Daviq Umar Al Faruq    •    Minggu, 20 May 2018 14:40 WIB
Ramadan 2018
BI Siapkan Rp 3,9 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran di Malang
Ilustrasi. (Foto: Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Malang: Jelang Hari Raya Idulfitri, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang telah menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 3,9 triliun. Uang tersebut digunakan untuk mendukung kesiapan Perbankan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terkait uang pecahan.

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi mengatakan uang kartal tersebut disiapkan setelah pihaknya menghitung estimasi jumlah kebutuhan uang pecahan pada Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

"Estimasi kenaikan jumlah permintaan kebutuhan uang pecahan pada periode Ramadan dan Idulfitri yakni sekitar 14 persen. Lebih tinggi dari periode tahun sebelumnya yang sejumlah Rp 3,5 triliun," katanya, Sabtu 19 April 2018.

Dudi mengatakan dana tersebut dipersiapkan baik untuk penarikan secara tunai melalui kantor layanan maupun untuk mesin ATM masing-masing perbankan. Selain itu dana juga dipersiapkan melalui pelayanan kas keliling kepada masyarakat.

"Sebelumnya kami telah mengadakan rapat koordinasi ini untuk menyiapkan risiko inflasi yang dapat hadir selama bulan puasa serta membicarakan kesiapan perbankan dalam penyediaan uang pecahan kecil untuk masyarakat," ungkapnya.

Pada rapat tersebut disepakati apabila Kantor Perwakilan BI Malang dan perbankan dapat melakukan layanan penukaran Uang Pecahan Kecil di pusat keramaian maupun di kantor bank yang telah bekerjasama dengan BI.

"Hal itu untuk menghindari potensi munculnya penukaran uang secara ilegal dan risiko uang palsu," ujarnya.

BI pun mengimbau agar masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi baik yang dilakukan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI. Selain untuk menghindari risiko uang palsu juga untuk menghindari kemungkinan selisih. 

"BI juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang," tegasnya.

Untuk penukaran uang di kantor jaringan perbankan, dapat dilakukan di 74 kantor bank umum dan 50 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.

Kegiatan penukaran uang baik melalui kantor bank yang telah bekerjasama dengan BI maupun melalui kegiatan kas keliling yang akan dilayani oleh 14 kendaraan dan dimulai sejak 28 Mei 2018 hingga 8 Juni 2018.

Penukaran dapat dilakukan pada hari kerja. Sedangkan untuk layanan perbankan disesuaikan dengan jam operasional dan ketentuan masing-masing bank. Sementara, untuk penukaran uang melalui kas keliling di Kota Malang, akan dipusatkan di lapangan parkir Stadion Gajayana (Mall Olympic Garden) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. 

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang Rupiah (Ingat 3D – Dilihat, Diraba, Diterawang). BI Malang juga berharap masyarakat dapat memperlakukan dan merawat Rupiah dengan baik melalui 5 JANGAN (Jangan Dicoret, Jangan Distepler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi dan Jangan Dilipat).


(ALB)