Hasil Penelitian Mahasiswa UKWMS yang Mencuri Perhatian

Pelangi Karismakristi    •    Jumat, 27 Apr 2018 18:32 WIB
beasiswa osc
Hasil Penelitian Mahasiswa UKWMS yang Mencuri Perhatian
Ilustrasi mahasiswa melakukan penelitian. Foto: ANT/ M Risyal Hidayat

Surabaya: Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) selalu berupaya menghasilkan lulusan terbaik. Mereka memiliki beberapa wisudawan berprestasi yang telah menghasilkan karya ilmiah, mulai dari olahan makanan hingga penelitian terhadap pewarna organik.

Salah satunya, penelitian Brigitta Josopandojo bersama keempat rekannya. Makanan olahan dendeng lazimnya terbuat dari daging sapi, namun di tangan mereka dendeng diolah lebih variatif. Mereka meneliti proporsi dendeng daging sapi, sayuran, dan buah di antaranya kelapa, wortel, bengkuang, nanas, serta mangga manalagi muda. 

Brigitta kemudian memilih menggunakan buah mangga manalagi muda. Alasannya, mangga jenis ini jika dipadukan dengan daging sapi, bisa memberikan rasa asam dan segar, serta mengurangi rasa dan aroma daging yang terlalu kuat, membuat tekstur daging tidak liat, menekan biaya produksi, serta menambah kadar serat produk dendeng.

Selain Brigitta, ada juga mahasiswa dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Kimia UKWMS yakni Livy Laysandra yang melakukan penelitian terhadap bahaya pewarna organik menggunakan komposit adsorben yang merupakan kombinasi bentonite dan titania. 

Studi ini berawal karena hasil pengamatannya terhadap penggunaan pewarna organik, sebagai bahan baku pembuatan suatu produk maupun sebagai hasil limbah industri tekstil yang telah menjadi masalah umum bagi lingkungan. Limbah yang dihasilkan terus meningkat tiap tahunnya, hal ini seiring dengan melonjaknya penggunaan pewarna organik pada berbagai jenis industri.

Maka dari itu, Livy mencoba membuat solusi dengan metode adsorpsi menggunakan bentonite sebagai cara yang paling mudah, efektif dan efisien. Namun air limbah dengan tingkat kepekatan atau konsentrasi pewarna yang tinggi, sulit untuk teradsorpsi karena sifat kekompleksan senyawa pewarna organik.  

Tak hanya dua karya ilmiah di atas saja, masih ada beberapa karya ilmiah dari wisudawan berpredikat Mahasiswa Prestasi Akademik Terbaik dan Mahasiswa Aktif Berprestasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Periode I Tahun 2018 yang baru diwisuda pada 21 April 2018.

Antara lain, Make a Match untuk pembelajaran interaktif materi fluida bagi siswa SMA, Breksi Go International yakni sebuah program informasi pariwisata di Yogyakarta yang dikemas secara interaktif dan menarik, dengan sentuhan budaya lokal Yogyakarta diwakili oleh wayang kulit Rama dan Shinta.

Media yang digunakan yakni banner dengan barcode spesial yang bila dipindai di telepon seluler akan langsung mengupas segudang informasi tentang Tebing Breksi. Ada juga yang membedah manfaat kunyit putih yang merupakan salah satu tanaman obat tradisional Indonesia yang memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan.


(ROS)