Pasar Mebel Terbesar di Jatim Terbakar

Abdus Syukur    •    Rabu, 13 Sep 2017 09:26 WIB
kebakaran pasar
Pasar Mebel Terbesar di Jatim Terbakar
Petugas pemedam kebakaran berupaya keras memadamkan api yang membakar Pasar Mebel Bukir di Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur -- MI/Abdus Syukur

Metrotvnews.com, Pasuruan: Pasar Mebel Bukir di Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, dilahap si jago merah pada Rabu dini hari, 13 September 2017. Sedikitnya 50 kios dan ribuan unit mebeler hangus menjadi arang.

Diduga, kebakaran bermula dari sebuah kios di bagian belakang pasar yang juga menjadi tempat produksi mebel. Hingga kini, belum diketahui penyebab kebakaran.

"Saya baru saja pulang ke rumah, setelah menurunkan kayu (untuk bahan mebel). Tidak lama, terdengar suara ledakan keras dari bagian belakang pasar di sebelah barat, sepertinya ledakan kompresor untuk pewarnaan mebel. Segera saya balik ke pasar, ternyata api sudah berkobar," kata Suprayitno, seorang pedagang mebel.

Menurut Suprayitno, api menjalar dengan cepat. Selain karena embusan angin yang cukup kencang, kayu dan material mebel, seperti tiner, spiritus, serta karet membuat api cepat berkobar.

Warga yang berada di sekitar Pasar Mebel Bukir berusaha memadamkan api sebisa mungkin. Namun, nyala api justru semakin menjadi.

"Selain menjadi lokasi berjualan, banyak kios-kios yang dijadikan tempat produksi maupun finishing, terutama untuk pewarnaan. Kemungkinan, sebelumnya ada pengrajin yang lembur dan lupa mematikan peralatan atau menutup kembali bahan-bahan yang mudah terbakar," ucap Sugeng, pengrajin mebel yang rumahnya tidak jauh dari pasar.

Sebanyak tiga mobil pemadam kebakaran Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan diturunkan untuk yang menjinakkan api. Petugas juga berupaya mencegah agar kebakaran tidak semakin meluas.

"Kami sudah datang tepat waktu dan langsung berupaya keras memadamkan api. Namun, embusan angin dan bahan-bahan mebel yang mudah terbakar membuat upaya pemadaman tidak mudah dilakukan," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah.

Yanuar menuturkan, pihaknya dibantu Satpol PP, polisi, dan TNI juga berupaya melokalisir lokasi. Pasalnya, kebakaran menarik minat warga untuk menyaksikan dari dekat, sehingga lokasi dipadati warga.

"Kami berupaya melokalisir area yang terbakar, karena kondisinya mengkhawatirkan dan bisa timbul ledakan-ledakan yang bersumber dari alat maupun bahan-bahan mebel," imbuh Yanuar.

Pasar Mebel BUkir selama ini dikenal sebagai sentra usaha mebel. Dari pasar inilah berbagai jenis mebel dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sebagian juga dieksport.


(NIN)