Golkar Lirik Kapolda Jatim sebagai Bakal Cagub Jatim 2018

Amaluddin    •    Minggu, 21 Aug 2016 20:23 WIB
pilkada
Golkar Lirik Kapolda Jatim sebagai Bakal Cagub Jatim 2018
Kepala Polda Jawa Timur Inspektur Jenderal Anton Setiadji. (Foto: Metrotvnews.com/MK Rosyid)

Metrotvnews.com, Surabaya: Sejumlah nama kandidat bakal calon gubernur Jawa Timur periode 2018-2023 terus bermunculan. Terbaru, nama Kepala Polda Jawa Timur Inspektur Jenderal Anton Setiadji muncul pada bursa cagub Jatim. Nama orang nomor satu di Kepolisian Daerah Jatim itu digadang-gadang bakal diusung Partai Golkar pada Pilgub Jatim 2018.
 
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Nyono Suharli mengatakan, nama Anton Setiadji tergolong baru dalam percaturan politik, namun sudah dikenal masyarakat sejak ia menjabat sebagai Kapolda Jatim pada 2015.
 
"Nama Irjen Pol Anton Setidji yang saat ini masih menjabat Kapolda Jatim memang ikut kami survei karena beliau akan memasuki masa pensiun pada 2017 mendatang. Hasilnya cukup bagus," kata Nyono Suharli saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Minggu (21/8/2016).
 
Selain Kapolda, sejumlah nama yang sudah dikenal masyarakat Jatim disebut-sebut juga akan maju dalam bursa Pilgub. Di antaranya Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. 
 
Sayangnya, Bupati Jombang itu enggan membeberkan hasil survei tersebut. Dia meminta media sabar menunggu hasil survei itu akan diumumkan. "Sabar dulu, nanti pasti kita umumkan," kata dia.
 
Selain mereka, sejumlah nama birokrat Jatim lainnya seperti Kadishub Jatim Wahid Wahyudi dan Kepala Bappeprov Jatim Fattah Jasin, Asisten II Sekdaprov Jatim Hadi Prasetyo, pun muncul. Namun, nama-nama tersebut muncul sebagai calon wakil gubernur Jatim. Hadi merupakan pejabat andalan Gubernur Jatim Soekarwo di bidang ekonomi. Hadi akan purnatugas sebagai birokrat di lingkungan Pemprov Jatim pada September 2016.
 
Nama Hasan Aminuddin yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Nasional Demokrat juga muncul. Hasan punya pengalaman sebagai birokrat karena ia pernah menjabat sebagai Bupati Probolinggo selama dua periode yakni 2003-2008 dan 2008-2013. 
 
Namun, hingga kini belum ada partai yang resmi menentukan pasangan calon untuk bertarung di Pilgub Jatim pada 2018.



(TTD)