TKI Diduga Dibunuh di Selangor Malaysia Tiba di Malang

Aditya Mahatva Yodha    •    Kamis, 24 Nov 2016 18:47 WIB
tki
TKI Diduga Dibunuh di Selangor Malaysia Tiba di Malang
Kediaman almarhum Kristina Dewi, Pakisaji, Kabupaten Malang, MTVN - Aditya

Metrotvnews.com, Malang: Keluarga menerima jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI), Kristina Dewi, di rumah duka di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kristina merupakan TKI yang ditemukan meninggal di Kota Damansara, Petaling Jaya, Selangor pada awal November.

Isak tangis menyambut kedatangan jenazah di rumah duka di Pakisasji, Malang, Kamis 24 November. Lima anak almarhumah pun saling berpelukan. Sementara keluarga dan kerabat berusaha menguatkan kelima anak almarhumah.

Nanda Dwi Nabella, putra kedua almarhumah, mengatakan ibunya berangkat melalui agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) pada 2007. 

"Tapi saya lupa nama PJTKI-nya," kata Nanda.

Ibunya berniat memperpanjang visa kerja. Namun sang ibu mengalami kendala sehingga tinggal di Malaysia melebihi masa izin alias overstay.

Lalu pada awal November 2016, keluarga mendengar kabar Kristina meninggal di Malaysia. Selain dibunuh, Kristina juga diduga diperkosa.

Kepala Pos Pelayanan Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Malang,  Muhamad Iqbal, menduga status Kristina merupakan TKI ilegal. Sebab alamat almarhumah di data Kedutaan Besar RI di Malaysia tidak jelas.

"Lalu kamu mendapat surat untuk mengecek alamat korban di Pakisaji," kata Iqbal di Malang.

Iqbal mengatakan Polisi Diraja Malaysia masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Kristina. Namun, polisi belum menemukan titik terang pelaku tindak kejahatan itu.


(RRN)