Warga di Daerah Potensi Longsor Diimbau Reboisasi Tebing

Rahmatullah    •    Selasa, 27 Nov 2018 17:15 WIB
bencana longsorbencana banjir
Warga di Daerah Potensi Longsor Diimbau Reboisasi Tebing
ilustrasi Medcom.id

Sumenep: Warga yang hidup di daerah rawan longsor diimbau untuk mereboisasi tebing. Sejauh ini, ada dua desa di Kabupaten Sumenep Jatim yang sering dilanda bencana alam tersebut, yaitu Desa Payudan Daleman, Kecamatan Gukuk-guluk dan Desa Basoka, Kecamatan Rubaru.

"Terutama bagi petugas Destana (Desa Tangguh Bencana) diimbau untuk mereboisasi atau penghijauan tebing," ujar Kepala BPBD Sumenep Abd Rahman Riadi, Selasa, 27 November 2018.

Rahman mengaku sering mengingatkan masyarakat di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi curah hujan tinggi. Sebab bagaimana pun, tebing di wilayah potensi longsor itu rawan  bergerak ketika terjadi hujan deras, apalagi dalam waktu yang relatif lama.

Selain yang hidup di dekat tebing, ia juga mengingatkan warga yang berada di dekat sungai untuk lebih berhati-hati. Rahman khawatir sungai terus terkikis saat hujan deras yang menyebabkan tebing sungai tersebut juga longsor.

"Makanya reboisasi itu penting karena akan mengguatkan tebing," ujarnya.

Demi menjaga kekokohan tebing itu pula, Rahman berharap warga tidak sembarangan menebang pohon. Ia yakin, tebing yang selama ini rawan longsor karena struktur tanah yang tidak kuat akibat kekurangan akar pepohonan. 

Saat warga menebang pohon sembarangan, kata Rahman, sebenarnya warga tidak sadar sudah mengundang bahaya. Karena bila tidak ada akar pepohonan sebagai penguat tanah, maka tanah tersebut akan merekah saat turun hujan. Di saat itu juga dibarengi pergerakan tanah yang menyebabkan longsor.



(ALB)