Risma Tegaskan Pelayanan Publik di Surabaya Bebas dari Pungli

Amaluddin    •    Minggu, 23 Oct 2016 11:12 WIB
pungli
Risma Tegaskan Pelayanan Publik di Surabaya Bebas dari Pungli
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma mengklaim tak ada pungutan liar (pungli) di kota yang ia pimpin. Sebab, pelayanan publik di Kota Surabaya, Jawa Timur, menggunakan sistem teknologi informasi atau information and technology (IT). Sehingga aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat di pemerintah kota tak berani melakukan praktik pungli.

"Insya Allah kalau di Surabaya sulit sekali untuk melakukan pungli, karena sistem kita bukan menggunakan orang, tapi menggunakan sistem IT," kata Risma dalam sebuah kegiatan kerja di Surabaya, Minggu (23/10/2016).

Selain itu, ungkap Risma, Pemkot Surabaya menggunakan sistem pelacakan pada pelayanan publik. Misalnya pembayaran pajak tanah, hotel, restoran, hiburan, penerangan jalan, reklame, parkir, air bawah tanah, serta bumi dan bangunan. 

Masyarakat dapat melakukan pembayaran kapan saja dan melalui bank di mana saja. Sehingga interaksi antara pegawai dengan masyarakat dapat diminimalisasi.

"Itulah bedanya Surabaya dengan daerah lainnya, seluruh sistem di Surabaya pakai IT," katanya.

Risma juga mengatakan tak perlu membentuk satuan tugas pencegahan dan pemberantasan pungli di Kota Pahlawan. Dengan sistem IT, Risma optimistis pelayanan pada masyarakat benar-benar bebas dari pungli.



(RRN)