Kawah Ijen Mengeluarkan Gas Beracun

Jalur Banyuwangi dan Situbondo Masih Dibuka

Amaluddin    •    Kamis, 22 Mar 2018 18:24 WIB
keracunangunung ijen
Jalur Banyuwangi dan Situbondo Masih Dibuka
Panorama kawah Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur. (ANT/ Budi Candra Setya)

Surabaya: Taman Wisata Alam Kawah Ijen berada di perbatasan tiga daerah yaitu Kabupaten Banyuwangi, Bondosowo, dan Situbondo, Jawa Timur. Hanya satu jalur menuju Kawah Ijen yang ditutup, yakni jalur dari Bondowo.

"Kalau jalur yang dari Banyuwangi dan Situbondo masih dibuka, karena jalur rawan lokasinya dari arah Bondowoso. Arah angin arahnya ke Bondowoso, makanya jalur yang di daerah tersebut ditutup sementara," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Surabaya, Kamis, 22 Maret 2018.

Baca: Mengeluarkan Gas Beracun, Kawah Ijen Ditutup Sementara

Barung menambahkan selain aktifitas wisata, aktifitas penambangan di daerah Bondowoso juga ditutup. Penutupan ini menyusul Gunung Kawah Ijen mengeluarkan gas beracun pada Rabu malam, 21 Maret 2018. Akibatnya, semua aktifitas warga di lereng gunung dihentikan sementara. 

"Jadi selama dua hari ini aktifitas warga dari arah Bondowoso dihentikan sementara. Wisatawan dan para penambang juga tidak diperbolehkan naik ke Kawah Ijen untuk sementara waktu," ujarnya.

Menurutnya, saat ini petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan lainnya tengah berada di lapangan untuk mengetahui penyebab keluarnya gas beracun tersebut. Namun pihaknya masih belum bisa memberikan penjelasan secara detail terkait penyebab gas beracun di Kawah Gunung Ijen.

Saat ini, status Gunung Ijen masih normal, meskipun ada peningkatan gempa vulkanik yang tidak signifikan dan keluarnya gas beracun dari kawah gunung yang memiliki ketinggian 2.368 meter dari permukaan laut itu.

Baca: Puluhan Warga Keracunan Gas Gunung Kawah Ijen




(LDS)