Surabaya Bangun Waduk Buatan Seluas 1 Hektare

ant    •    Senin, 25 Feb 2019 18:47 WIB
infrastrukturbencana banjir
Surabaya Bangun Waduk Buatan Seluas 1 Hektare
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Medcom.id/Dheri.

Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya berencana membangun waduk buatan atau bozem seluas 1 hektare di Jalan Mayjend Yono Soewoyo, tepatnya berada di lahan tengah Bundaran Pakuwon Trade Center, Kota Surabaya, Jawa Timur. Waduk dibuat untuk menampung air sebelum dialirkan ke laut.

"Pembangunan bozem ini bertujuan untuk menampung air ketika hujan deras turun. Sebab selama ini, ketika hujan deras, air mengalir menuju ke Jalan HR. Muhammad," kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di sela-sela meninjau kawasan Bundaran PTC Surabaya, Senin, 25 Februari 2019.

Menurut dia, pembangunan bozem dengan luas 1 hektare di kawasan PTC dinilai penting untuk mengantisipasi banjir di kawasan Surabaya bagian Barat. Nantinya bozem itu bakal berfungsi sebagai penampung air ketika hujan deras turun.

Selain itu, lanjut dia dengan adanya pembangunan bozem yang dimulai pada Senin ini diharapkan kawasan tersebut akan lebih hijau, sehingga dapat terhindar dari kesan gersang dan panas.

Ia menyampaikan pembangunan bozem itu dilakukan secara swakelola atau tidak dilelangkan seperti biasanya. Sebab, ia menilai apabila dilelang akan
memakan waktu panjang dan biayanya juga lumayan besar.

"Jadi akan dikerjakan oleh teman-teman sendiri Dinas Pekerjaan Umum Bina Bina Marga
dan Pematusan Pemkot Surabaya," ujarnya.

Selain membangun Bozem, kata dia Pemkot Surabaya juga bakal memperlebar jalan di Bundaran PTC tersebut. Jalan yang sebelumnya hanya tiga lajur akan ditambah dua, sehingga menjadi lima lajur.

Menurutnya, hal ini dinilai penting untuk mengurai kemacetan di kawasan itu saat memasuki jam-jam padat. "Bundaran PTC itu juga akan kita perlebar menjadi 5 lajur, jadi ada penambahan sekitar 7 meter," katanya. 

Ia memperkirakan jika proses pengerjaan bozem itu akan membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua bulan. Apalagi, pengerjaan bozem itu akan dilakukan setiap hari sehingga dengan cara ini pengerjaan bozem bisa segera rampung.

"Pembangunannya itu kira-kira sekitar satu bulan selesai," tambahnya.  


(ALB)