42.245 Siswa SMP/MTs di Surabaya Ikuti USBN

Amaluddin    •    Senin, 09 Apr 2018 15:57 WIB
ujian nasional
42.245 Siswa SMP/MTs di Surabaya Ikuti USBN
posko USBN dan UNBK di kantor Dispendik Surabaya. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Sebanyak 42.245 siswa/siswi tingkat SMP/MTs mengikuti Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2018, Senin, 9 April 2018. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Kadispendik) Ikhsan mengklaim ujian pertama USBN di wilayahnya berjalan dengan tertib dan lancar. 

Kata Ikhsan, pelaksanaan USBN tahun 2018 ini, dibagi menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama berlangsung pukul 07.30-09.30 WIB, kemudian gelombang dua belangsung pukul 10.30-12.30 WIB, dan gelombang tiga mulai pukul 14.00-16.00 WIB.

“Sudah sejak tiga tahun ini, Surabaya menyelenggarakan 100 persen USBN berbasis komputer", kata Kadispendik Surabaya Ikhsan, ketika memantau langsung jalannya USBN di ruang posko USBN dan UNBK di kantor Dispendik Surabaya.

Hal yang utama dari pelaksanaan ujian, ujarnya, adalah menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Menurut Ikhsan, sebuah prestasi itu adalah hal yang penting, namun nilai kejujuran adalah jauh lebih penting. “Tujuannya adalah untuk menghantarkan para siswa menjadi calon-calon generasi emas bangsa yang berakhlak mulia,” katanya.

Ikhsan mengaku telah melakukan berbagai upaya dan usaha guna mensukseskan gelaran USBN dan UNBK di Surabaya. Di antaranya mulai dari penyediaan sarana dan presarana komputer, hingga memberikan pembekalan baik kepada guru, proktor dan teknisi. 
“Harapannya saat pelaksanaan USBN dan UNBK nanti bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMPN 39 Edi Prasetijo mengatakan pelaksanaan USBN gelombang pertama telah berjalan dengan lancar, sebelum mengerjakan soal USBN terlebih dahulu para siswa mendengarkan tata tertib pelaksanaan ujian yang dibacakan oleh pengawas ruangan.

“Meskipun terdapat soal esai, namun para siswa tidak tegang mengerjakan soal-soal karena sebelumnya mereka sering berlatih mengerjakan soal-soal try out”, kata Edi.

Sementara itu, Dinda Febri Putri Taher salah seorang peserta ujian mengungkapkan dengan adanya soal esai pada USBN berbasis komputer mampu mengasah dan mengembangkan cara berfikir siswa terhadap empat hal yakni (Communication, Collaborative, Critical Thinking, and Creativity).

“Lewat online jawaban soal esai bisa langsung diketik pada komputer, sehingga membantu mempermudah kami mengerjakan soal”, ujar siswi kelas IX SMPN 23 tersebut.




(ALB)