Evakuasi Sancaka Sebabkan Sejumlah Kereta Terlambat

Kusbandono    •    Sabtu, 07 Apr 2018 23:34 WIB
tabrakan kereta api
Evakuasi Sancaka Sebabkan Sejumlah Kereta Terlambat
Ilustrasi -- Foto: Medcom.id/ Budi Arista

Jember: Sejumlah rangkaian kereta api di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur mengalami keterlambatan hampir tujuh jam. Hal ini diakibatkan jalur kereta di Kabupaten Ngawi lumpuh karena proses evakuasi KA Sancaka yang belum selesai.

"Ada tiga rangkaian KA jarak jauh yang mengalami keterlambatan yakni KA Sritanjung relasi Banyuwangi-Lempuyangan, KA Logawa relasi Jember-Purwokerto, dan KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Luqman Arif di Jember, Jawa Timur, Sabtu 7 April 2018.

PT KAI pun meminta maaf atas keterlambatan tiga rangkaian KA jarak jauh tersebut. Pasalnya rute yang ditempuh harus memutar ke arah utara dan menyebabkan ketidaknyamanan penumpang.

"KA Sritanjung mengalami keterlambatan 410 menit atau hampir tujuh jam, KA Logawa mengalami keterlambatan 309 menit atau lima jam lebih, dan KA Ranggajti terlambat 206 menit atau tiga jam lebih," jelas Arif.

Dampaknya, PT KAI memberikan service recovery kepada para penumpang kereta jarak jauh yang terlambat datang di sejumlah stasiun wilayah Daop 9 Jember," kata Arif.

Luqman mengatakan service recovery berupa pemberian makanan ringan dan minuman dengan keterlambatan selama 3 jam. Sementara makanan berat diberikan apabila keterlambatan mencapai 5 jam.

"Kami berharap jalur kereta di Ngawi dapat kembali normal, sehingga tiga rangkaian KA jarak jauh itu tidak mengalami keterlambatan, " ujar Arif.

Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya mengalami kecelakaan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di perlintasan liar di kilometer (KM) 215+8 Jumat 6 April, sekitar pukul 18.25 WIB yang berakibat lokomotif dan tiga kereta di belakangnya anjlok.

Kecelakaan tersebut menyebabkan satu korban jiwa yakni masinis kereta atas nama Mustofa dan empat orang mengalami luka-luka yakni asisten masinis dan tiga penumpang kereta.

Upaya evakuasi terhadap lokomotif dan kereta yang anjlok masih terus dilakukan PT KAI, agar jalur kembali normal dan kasus kecelakaan tersebut masih ditangani aparat kepolisian setempat.






(Des)