Tol Kertosono-Wilangan Siap Sambut Pemudik

Amaluddin    •    Rabu, 06 Jun 2018 16:21 WIB
Mudik Lebaran 2018
Tol Kertosono-Wilangan Siap Sambut Pemudik
Gubernur Jatim Soekarwo saat sidak Jalan Tol Kertosono-Wilangan. (Medcom.id/Amal).

Nganjuk: Jalan tol Kertosono-Wilangan akan difungsikan mulai Sabtu, 9 Juni 2018, sebagai jalur arus mudik Idulfitri. Difungsikannya tol itu untuk mengurai kemacetan di wilayah Jawa Timur. 

"Kalau sudah dibuka maka tentu mengurai kemacetan saat arus mudik dan balik," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo di sela meninjau tol Kertosono-Wilangan, Rabu, 6 Juni 2018.

Pakde Karwo mengatakan tol fungsional ini dibuka sebagai jalur alternatif bagi pemudik nantinya. Ini dilakukan guna memperlancar arus transportasi saat arus mudik dan balik lebaran.

"Pengerjaannya masih belum selesai, jadi belum bisa digunakan 100 persen," katanya.



Sampai saat ini, tol yang ditargetkan selesai Desember 2018 dan panjangnya 38 kilometer tersebut masih menyisakan penyelesaian Jembatan Besuk yang berada di atas Sungai Avur Besuk, yaitu di antara Desa Bandar Kedungmulyo dan Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, yang dijadwalkan selesai Jumat, 8 Juni 2018.

"Jumat dijadwalkan selesai dan bisa digunakan. Tapi jika belum karena ada sesuatu hal tak bisa dihindari maka sudah ada jembatan darurat yang bisa digunakan," kata Pakde Karwo.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Tol Solo-Kertosono, Agung Sutarjo, menjelaskan jalur tol fungsional Kertosono-Wilangan yang digunakan satu arah dari Surabaya hingga H+2.

"Pada arus mudik nanti yang diberlakukan satu arah adalah dari timur ke barat keluarnya di Caruban. Kemudian H+2 bergantian jalur dari barat ke timur yang diberlakukan," katanya.

Menurut Agung, jalan tol alternatif ini tidak bisa digunakan 24 jam, tapi nantinya akan dibuka mulai pukul 07.00 WIB dan ditutup 17.00 WIB. Ini lantaran belum memadainya alat penerangan serta rambu-rambu yang digunakan pada malam hari.

"Sementara untuk progres dari total Jalan tol Kertosono-Wilangan telah mencapai sekitar 73 persen. Target pada kontrak selesai pada tahun 2019, tetapi kami akan menyelesaikan pada Desember 2018," katanya.



(ALB)