KPK Minta Hadirkan Tersangka Suap ke Debat Pilwalkot Malang

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 05 Apr 2018 18:40 WIB
pilkada serentak
KPK Minta Hadirkan Tersangka Suap ke Debat Pilwalkot Malang
Tiga pasang calon wali kota-wakil wali kota Malang dalam deklarasi kampanye damai, Minggu 18 Februari 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Jawa Timur, mengirimkan surat pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Melalui surat itu, KPU meminta KPK bersedia mengizinkan dua tersangka kasus suap mengikuti debat publik Pemilihan Wali Kota Malang pada Sabtu, 7 April 2018.

Dua tahanan itu yaitu Ya'qud Ananda Gudban dan Moch Anton. Kini, kedua tersangka kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015 itu ditahan KPK di Jakarta. Keduanya ditahan sejak 27 Maret 2018 untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ya'qud dan Anton merupakan calon wali kota Malang. Lantaran itu, mereka harusnya menghadiri debat publik Pemilihan Wali Kota Malang 2018 yang digelar KPU. 

"Kami sudah berkirim surat ke KPK. Kami hormati proses itu," kata Komisioner KPU Kota Malang, Zainuddin, di sela-sela rapat bersama tim pemenangan pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang di Kantor KPU Kota Malang, Kamis 5 April 2018.

Zainuddin mengaku tak bisa memastikan kehadiran kedua orang tersebut dalam debat pilkada. Sebab KPK belum menanggapi surat permohonan tersebut.

"Meskipun tidak dapat menghadirkan calon wali kota, cukup menghadirkan calon wakil wali kota nya saja. Karena kita tidak tahu dua calon wali kota tersebut bisa hadir atau tidak," bebernya.

Ia mengaku mendapatkan usulan agar debat publik perdana dihadiri calon wakil wali kota saja. Namun saat ini, ia mengaku tak bisa menjawab usulan tersebut.

Zainuddin berkonsultasi dengan KPU Jawa Timur untuk menangani permasalahan ini. Sanksi, lanjutnya, bisa saja diberikan pada pasangan calon yang tak menghadiri debat. Alasan yang bisa ditoleransi hanya kesehatan dan obadah.

Tiga pasangan calon bertarung di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2018. Yakni, paslon nomor urut satu Ya'qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi, paslon nomor urut dua Moch Anton-Syamsul Mahmud, dan paslon nomor urut tiga Sutiaji-Sofyan Edi.


(RRN)