12 Tersangka Korupsi APBD Malang Masuk DCT

ant    •    Kamis, 20 Sep 2018 21:36 WIB
kasus korupsiKorupsi APBD-P Malang
12 Tersangka Korupsi APBD Malang Masuk DCT
ilustrasi

Malang: Komisi Pemilihan Umum Kota Malang menyatakan sebanyak 12 calon yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang masih berstatus tersangka dan akan maju pada pemilihan legislatif 2019. 

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan 12 orang tersangka tersebut berasal dari tujuh partai politik dan tersebar hampir di seluruh wilayah daerah pemilihan. Pada prinsipnya, hak para tersangka tersebut masih dilindungi undang-undang, karena belum ada keputusan yang bersifat inkrah.

"Ada 12 calon legislatif yang saat ini menyandang predikat sebagai
tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi," kata Zaenudin, usai penetapan DCT Anggota DPRD Kota Malang Pada Pemilu 2019, di Kota Malang,
Jawa Timur, Kamis, 20 September 2018.

Calon legislatif yang berstatus tersangka tersebut berasal dari Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDI-P), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat
Nasional (PAN), Partai Hanura, dan Partai Demokrat.

Sebanyak 12 calon legislatif tersebut tersandung kasus dugaan tindak pidana
korupsi menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019. Dalam kasus itu, sebanyak 41 orang anggota DPRD Kota Malang diciduk oleh KPK.

"Menurut aturan, memang tidak ada penandaan terhadap calon legislatif yang meninggal dunia atau sedang menjalani proses hukum," ujar Zaenudin.

Zaenudin menambahkan, beberapa partai telah menarik bakal calon legislatif
yang masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Partai Golkar menarik dua calon, Partai NasDem satu calon, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
tiga calon, dan dari sebanyak tiga orang dari PDI-P mengundurkan diri.

KPU Kota Malang telah menetapkan DCT Anggota DPRD Kota Malang untuk Pemilu 2019. Sebanyak 529 ditetapkan dan akan maju pada Pemilu 2019, dari sebelumnya tercatat ada sebanyak 535 calon yang masuk dalam DCS.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan KPU Kota Malang Nomor 12/HK.03.1-KPT-3573-KPUKOT-9-2018 Tentang Penetapan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang Pada Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dengan ditetapkannya Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Malang tersebut, maka para calon bisa mulai melakukan kampanye pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019. 


(ALB)