Lebih 1.200 Tersangka Kasus Kriminal Dibekuk di Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Senin, 12 Jun 2017 17:45 WIB
kriminalitas
Lebih 1.200 Tersangka Kasus Kriminal Dibekuk di Sidoarjo
Press rilis pengungkapan kasus kriminalitas di Sidoarjo, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, membekuk 1.283 tersangka kasus kriminal selama 12 hari. Penangkapan menunjukkan angka kriminalitas di Sidoarjo selama Ramadan masih  tinggi.

Mereka ditangkap saat Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2017 mulai 23 Mei hingga 3 Juni 2017. "Ini semua hasil jaring Operasi Pekat Semeru 2017. Operasi ini dilakukan untuk menciptakan kondisi aman, dan damai di lingkungan Sidoarjo selama Ramadan," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Muhammad Anwar Nasir, Senin 12 Juni 2017.

Anwar mengatakan akan tetap menggelar operasi. Sehingga masyarakat dapat lebih nyaman dan aman di lingkungan masing-masing.

"Polresta Sidoarjo, berada di urutan kedua dalam  pengungkapan kasus Operasi Pekat Semeru 2017 setelah Polrestabes Surabaya. Sedangkan di urutan ketiga diraih Polres Kediri," lanjut Kapolresta

Kasus paling banyak terjadi di Sidoarjo yaitu premanisme. Selama 12 hari Operasi Pekat Semeru, polisi membekuk 756 orang terkait kasus premanisme. 

Kasus lain yaitu minuman keras, pornografi, perjudian, narkoba, dan bahan peledak. Adapun barang bukti yang diamankan paling banyak yaitu bahan peledak. Sebanyak 2.683 jenis bahan peledak diamankan mulai dari petasan kecil hingga besar.

Untuk kasus premanisme, polisi mengamankan uang senilai Rp4.154.000 dan barang bukti berupa besi tumpul. Adapun barang bukti dari kasus perjudian yaitu uang Rp12 juta, kartu remi, puluhan handphone. Ada juga barang bukti lain yaitu 4.242 botol minuman keras berbagai merek dan 25,9 gram narkoba. 



(RRN)