Mimpi Warga Desa Pujiharjo Bebas Banjir

Aditya Mahatva Yodha    •    Minggu, 18 Sep 2016 14:58 WIB
banjir
Mimpi Warga Desa Pujiharjo Bebas Banjir
Sungai Tundo meluap di Desa Pujiharjo, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jatim. (Metrotvnews.com/Aditya)

Metrotvnews.com, Malang: Merevitalisasi kembali aliran Sungai Tundo menjadi keinginan warga Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Perlunya agar warga bisa tinggal dengan aman dan nyaman tanpa ancaman banjir.

Desa yang berada di pesisir selatan Pulau Jawa ini tercatat mengalami banjir beberapa kali. Yakni tahun 2001 dan 2003. Bahkan hingga bulan sembilan tahun ini, banjir menerjang tiga kali. 

Pada Juli, banjir merusak tiga rumah. Sedang pada Kamis dan Sabtu pekan lalu, banjir merendam 64 rumah, sembilan rusak dan satu rumah hanyut terbawa arus.

"Kami lebih butuh semen daripada sembako," ujar Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso Hadi Winulyo kepada Metrotvnews.com, Minggu (18/9/2016).

Keinginan warga Pujiharjo bukan tanpa alasan, mengingat di Sungai Tundo material batu dan pasir sangat melimpah. Sehingga untuk membangun sebuah tanggul tidak kesulitan.


Banjir di Desa Pujiharjo, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jatim.

"Cukup semen saja, karena batu dan pasir di Sungai Tundo melimpah, jadi mudah untuk membangun sebuah tanggul," tambah Hendik.

Selama ini, bantuan pemerintah Kabupaten Malang, untuk mengantisipasi banjir selalu diberikan berupa beronjong (kawat berisi batu kali), dengan jumlah yang terbatas. Itu pun tidak bertahan lama, karena derasnya arus membuat geronjong mudah rusak dan terbawa arus.

"Selama ini bantuan dari Pemkab Malang terbatas dan tidak cukup, semoga ada bantuan dari berbagai pihak untuk meringankan beban kami," ungkap Hendik.

Hendik pun berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa melihat dan datang langsung meninjau warganya yang bermukim sekitar dua kilometer dari Samudera Indonesia tersebut.

"Syukur- syukur keinginan kami ini dilihat dan didengar oleh Pak Jokowi, bahwa kami, rakyat yang tinggal di pesisir selatan jauh dari ibu kota, merindukan beliau, besar harapan kami beliau bisa datang dan turun meninjau lokasi," pungkas Hendik.


(SAN)