Bupati Malang Diduga Terima Dana Gratifikasi Rp600 Juta

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 10 Oct 2018 20:14 WIB
kasus korupsipenggeledahan
Bupati Malang Diduga Terima Dana Gratifikasi Rp600 Juta
Anggota tim kuasa hukum Bupati Malang Rendra Kresna, Gunadi Handoko.

Malang: Bupati Malang, Rendra Kresna diduga telah menerima aliran uang gratifikasi dari proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2011. Tak main-main, uang gratifikasi tersebut sejumlah Rp600 juta.

Anggota tim kuasa hukum Rendra Kresna, Gunadi Handoko membenarkan hal itu. Tim kuasa hukum Rendra mengetahui adanya dugaan itu dari surat perintah penyidikan (sprindik) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau melihat di sprindik itu kan gratifikasi yang nilai Rp600 juta itu saja. Sekarang kembali kepada nanti pembuktiannya bagaimana," kata Gunadi di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu, 10 Oktober 2018.

Uang gratifikasi sejumlah ratusan juta rupiah yang diberikan kepada Rendra itu diduga berasal dari dua kontraktor yang mengerjakan proyek DAK bidang pendidikan tahun 2011. Hanya saja Gunadi enggan menyebutkan siapa kontraktor itu.

"Ada dua orang, saya enggak hapal. Saya enggak mau masuk terlalu dalam tentang substansi daripada tuduhan KPK itu. Yang penting kita sebagai kuasa hukumnya nanti akan membela secara maksimal," bebernya.

Meski begitu, Gunadi mengaku Rendra hingga saat ini masih belum menerima surat penetapan tersangka dari KPK. Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Malang itu juga belum dipanggil ke Jakarta untuk pemeriksaan.

"Belum ada surat pemanggilan. Kalau sebelumnya Pak Rendra baru satu kali diperiksa KPK," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Malang, Rendra Kresna mengaku telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi DAK bidang pendidikan tahun 2011. Dia disangkakan menerima gratifikasi dari pemborong atau rekanan dalam kasus tersebut.

Penyidik KPK pun telah menggeledah rumah dinas Rendra di area Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin 8 Oktober 2018 malam. Di hari yang sama, KPK juga menggeledah rumah pribadi Rendra di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.



(ALB)