Mayoritas Nelayan Sumenep Belum Memiliki SIPI

Rahmatullah    •    Rabu, 28 Nov 2018 14:31 WIB
nelayan
Mayoritas Nelayan Sumenep Belum Memiliki SIPI
ilustrasi Medcom.id

Sumenep: Nelayan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang terdata di Dinas Perikanan lebih dari 10 ribu orang. Tetapi yang memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) hanya sekitar 300 nelayan. Dengan kata lain, masih banyak nelayan menangkap ikan tanpa dokumen tersebut.

Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Arief Rusdi, menerangkan kewajiban memiliki SIPI itu merupakan amanah dari Pemerintah Pusat. Untuk armada di atas 10 GT, SIPI diurus ke Pemerintah Provinsi. Sementara di bawah 5 GT, dokumen penangkapan ikan itu bisa diurus di Kabupaten.

"Nelayan di daerah kita memang masih banyak yang belum memiliki SIPI," kata Arief, Rabu, 28 November 2018.

Paling banyak yang tidak memiliki SIPI adalah nelayan Pulau Sapeken, disusul Raas, Kangean dan nelayan Pulau Sapudi. 

Arief mengatakan dinas sudah menyosialisasikan kebijakan tersebut. Tapi ia berjanji akan semakin gencar melakukan sosialisasi, termasuk dengan cara door to door. Dia ingin semua nelayan menaati peraturan pemerintah soal penangkapan ikan itu.

"Nelayan sebenarnya tidak sulit mengurus dokumen itu, karena antara lain hanya butuh dokumen pas kapal dan foto kopi KTP," terang dia.

Ia pun mengakui ada sejumlah kendala yang menyebabkan banyak nelayan tidak punya SIPI, antara lain berkenaan dengan demografi.  Dengan realitas itu, nelayan perlu banyak waktu karena harus menempuh jarak jauh. Selain itu, dinas juga kekurangan petugas di lapangan untuk menerbitkan SIPI. 

"Selama ini nelayan di pulau harus ke daratan kalau mau ngurus SIPI," ungkap Arief.

Di sisi lain, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan/ Pulau Masalembu, Hasan Basri, membenarkan nelayan di wilayahnya belum memiliki SIPI. Ia juga mengungkapkan nelayan tidak ada yang memiliki armada di atas 10 GT.

"Jika memang hal itu sebuah kewajiban, maka kami akan memfasilitasi nelayan untuk membuat dokumen tersebut," jelas Hasan Basri.


(ALB)