Penjual Elpiji Oplosan di Malang Ditangkap

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 14 Jun 2018 17:30 WIB
elpiji 3 kg
Penjual Elpiji Oplosan di Malang Ditangkap
Kapolsek Wagir, AKP Mei Suryaningsih (berjilbab) saat memimpin gelar perkara kasus LPG oplosan di Polsek Wagir, Kamis 14 Juni 2018. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Masyarakat kini harus lebih waspada lagi apabila hendak membeli elpiji, terutama mendekati momen lebaran. Polisi baru saja meringkus penjual LPG oplosan di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

AM, 21, warga Dusun Niwen RT23/RW06, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditangkap saat polisi menangani laporan warga soal penjual miras di Dusun Losari RT22/RW06, Desa Sidorahayu.

"Setelah ditelusuri ternyata tidak jauh di sana, di belakang rumahnya terdapat AM yang sedang membuat tabung gas oplosan," kata Kapolsek Wagir AKP Mei Suryaningsih dalam gelar perkara di Polsek Wagir, Kamis, 14 Juni 2018.

Saat penggerebekan, polisi kemudian menemukan barang bukti berupa 41 botol Aqua ukuran 1,5 liter berisi miras jenis trobas serta 20 tabung elpiji ukuran 12 kilogram (biru), dan 68 tabung elpiji ukuran 3 kilogram (hijau).


Barang bukti yang diamankan. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Sebanyak tujuh tabung elpiji 12 kilogram sudah dioplos pelaku. Sedangkan, sebanyak 10 tabung LPG 3 kilogram masih berisi dan 58 tabung lain masih kosong.

Selain AM, polisi juga menetapkan JW, 41, warga Dusun Losari RT22/RW06, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang selaku pemilik usaha sebagai tersangka. JW masih diburu petugas.

Polisi mengamankan kain basah, obeng hitam, adaptor atau alat suntik, yang digunakan untuk memindahkan gas elpiji.

Atas perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 62 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.


 


(SUR)