Kasus Hukum Puisi Sukmawati Berlanjut

Amaluddin    •    Rabu, 04 Apr 2018 19:33 WIB
Kasus Hukum Sukmawati
Kasus Hukum Puisi Sukmawati Berlanjut
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, angkat bicara terkait kasus puisi Sukmawati Soekarnoputri yang isinya diduga menyinggung umat Islam. Machfud memastikan kasus tersebut masih berjalan. 

"Laporannya sudah masuk (ke Polda Jatim-Red), di Jakarta juga sudah ada laporan. Nanti akan kita dalami dari sisi hukumnya," kata Machfud di Surabaya, Rabu, 4 April 2018.

Machfud memastikan pihaknya tetap memproses hukum kasus puisi 'Ibu Indonesia' dengan melakukan sejumlah tahapan. Apalagi kasus tersebut sudah dilaporkan oleh Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang melaporkan putri Soekarno itu.

"Ada gelar perkara, termasuk semua pihak akan kita undang. Jadi tidak harus langsung diproses dan dijatuhi hukuman. Namun ada beberapa tahapan yang harus dilalui, ada tahapannya," kata Jendral bintang dua itu.

Baca: Sukmawati Meminta Maaf

Orang nomor satu di Polda Jatim itu berulang kali menegaskan akan menindaklanjuti terkait puisi yang dibacakan Sukmawati. Karena itu, ia berharap kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan permasalahan tersebut. 

"Biarkan masalah itu berjalan sesuai dengan aturan hukum. Jadi kami harap masyarakat tetap tenang," katanya.

Baca: Permintaan Maaf Sukmawati tak Ubah Sikap Pelapor

Selain dilaporkan ke Polda Jatim, Sukmawati juga telah dilaporkan seseorang bernama Denny Adrian Kushidayat ke Polda Metro Jaya. Dia melaporkan Sukmawati atas tuduhan penistaan agama.

Denny menilai, Sukmawati telah membandingkan syariat Islam dengan pemakaian konde. "Melalui video saat dia berkata, 'syariat Islam disandingkan dengan syariat konde' nyanyian kidung Ibu pertiwi lebih indah daripada azan mu.' Kalau bicara azan meremehkan Tuhan, ada lafaz Allah di situ," jelas Denny.



Sukmawati Soekarnoputri unjuk kebolehan di acara memperingati 29 tahun desainer ternama Anne Avantie berkarya di Indonesia. Peringatan itu berlangsung di gelaran Indonesian Fashion Week (IFW) Jakarta, Kamis, 29 Maret 2018.

Sukmawati menciptakan puisi yang menceritakan keindahan Indonesia. Putri Proklamator Indonesia Soekarmo itu membacakan puisi karyanya di depan tamu IFW Jakarta.
 
Berikut puisinya:

Ibu Indonesia
 
Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut
 
Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia
 
Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azanmu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi
 
Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.



(ALB)