Menpora Minta Santri di Kediri Doakan Asian Games Sukses

Pelangi Karismakristi    •    Senin, 09 Apr 2018 16:57 WIB
berita kemenpora
Menpora Minta Santri di Kediri Doakan Asian Games Sukses
Menpora Imam Nahrawi. Foto: Dok. Kemenpora

Kediri: Menpora Imam Nahrawi kembali meminta doa restu di kalangan santri demi kesuksesan Asian Games 2018, dan Asian Para Games 2018. Ajang olahraga tersebut merupakan perhelatan akbar se-Asia, dan Indonesia menjadi tuan rumahnya.

"Saya mohon doa restu agar dapat mempersiapkan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018, dan Asian Para Games 2018 berjalan lancar. Dan ini menjadi pertaruhan Indonesia yang harus sukses penyelenggaraan, dan juga sukses prestasi dengan banyak memperoleh medali emas," kata Menpora, saat menghadiri Mujahadah Kubro Gelombang III Remaja Wahidiah se-Tanah Air, sekaligus memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan Haul Mbah KH Abdul Madjid Ma'roef QS wa RA di Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdhoroh, Kediri, Jawa Timur, Sabtu 7 April 2018.

Apabila hajat ini sukses, kata Menpora, maka akan menjadi suksesnya santri dan bangsa Indonesia. Dia berharap event ini mendapat ridha dan pertolongan Allah SWT.

"Kekuatan rohani menjadi fondasi penting bagi bangkitnya prestasi olahraga tanah air, saya mendapat pencerahan dan berkah di acara ini untuk kebangkitan prestasi olahraga tanah air," tuturnya seperti tertulis dalam Kemenpora.go.id.

Di hadapan para santri, Menpora juga memohon doa agar tugas kenegaraan yang diembannya dapat dijalankan dengan baik, terlebih akan ada bonus demografi, yang di mana usia produktif (16-50 tahun) penduduk di Indonesia akan melampaui negara lain.

"Jika tidak dikelola dengan baik saat ini maka bonus demografi ini akan menjadi bencana. Tapi jika dikelola dengan para pemuda akan menjadi pemimpin Indonesia di masa yang akan datang, saya mohon doa restu semoga seluruh pemuda Indonesia kembali ke jalan Allah," kata dia.

Tak lupa Imam mengajak para pemuda seluruh Tanah Air untuk mendekatkan hati kepada Allah. "Tanggung jawab pemerintah ke depan akan lebih berat karena tantangannya lebih berat. Banyak soal pemuda dan remaja seperti kemajuan teknologi dan berita belum jelas kebenarannya," kata dia.

Terakhir, Imam berharap adanya kerja sama nyata antara pemerintah dalam konteks keolahragaan dengan wahidiyah. "Kita ingin ke depan ada kerja sama pengelolaan di bidang sepak bola, khususnya Liga Santri," kata Menpora.


(ROS)