Gempa dan Tsunami di Palu

Tiga Atlet Asal Jatim Belum Ditemukan

Amaluddin    •    Senin, 01 Oct 2018 19:42 WIB
Gempa Donggala
Tiga Atlet Asal Jatim Belum Ditemukan
Bangunan ambruk di Palu diterjang gempa dan tsunami, Medcom.id - Surya Perkasa

Surabaya: Tiga atlet paralayang asal Jawa Timur menjadi korban dalam bencana yang menerjang Palu, Sulawesi Tengah. Hingga hari ketiga setelah gempa dan tsunami, Senin 1 Oktober 2018, keberadaan tiga atlet masih belum diketahui.

Baca: Korban Jiwa Bertambah Menjadi 844 Orang

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim Supratomo mengatakan informasi terakhir menyebutkan tiga atlet berada di Hotel Roa-roa. Namun, Supratomo mengaku belum mendapat informasi tentang tiga orang tersebut.

Tiga orang itu yaitu Reza Kambey, Ardi kurniawan dan Fahmi Ruddo. Mereka mengikuti kejuaraan Indonesia Open Paradigling XC FAI Cat 2 Palu Nomoni 2018 di Salena Nomoni Hills Site Paralayang, Kota Palu.

"Sampai sekarang posisi mereka belum diketahui. Informasinya mereka menginap di hotel Roa-Roa, mudah-mudahan baik-baik aja," ujar Pak Tom, sapaan akrabnya.

Tak hanya ketiga atlet tersebut, juga ada beberapa atlet dan pelatih yang mendampingi atlet dalam kejuaraan itu. Namun, kata Pak Tom, mereka sudah berhasil ditemukan, baik yang dalam kondisi luka-luka maupun sehat, yakni Rama, Sugeng Santoso, Rizky D, Gigih Iman dan Viki Mahardika.

"Mereka sudah dievakuasi dan ditempatkan di lokasi yang aman. Khusus Sugeng, dia adalah pelatih yang tahun lalu mendapat penghargaan di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan sekarang sudah dievakuasi di Malang,” ujarnya.

Pihaknya terus memantau perkembangan informasi dan menunggu laporan terkait Untuk mencari informasi dan perkembangannya. Pengurus Provinsi (Pengprov) Olahraga Paralayang Jatim juga memberangkatkan tim ke lokasi bencana. 

"Satu tim ada tiga orang yang diberangkatkan ke Palu untuk memantau perkembangan di Palu," katanya.

Lihat video:
 


(RRN)