Ledakan di Pabrik Tahu, 1 Tewas

Daviq Umar Al Faruq    •    Jumat, 18 May 2018 16:11 WIB
ledakan
Ledakan di Pabrik Tahu, 1 Tewas
Ledakan terjadi di home industry tahu di Batu, Jatim. (Medcom.id/Daviq)

Malang: Ledakan terjadi di home industry tahu milik Didik Tri Widarianto, 41, di Jalan Wukir RT 01/RW 05 Dusun Putuk, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat, 18 Mei 2018. Ledakan diduga berasal dari katel uap produksi tahu.

Akibatnya, lima orang jadi korban. Satu di antaranya tewas yakni pemilik usaha Didik. Sedangkan korban luka berat yakni Zahra, 6; Erina, 8; Enik Susana, 38; dan Intan, 24. Selain itu, dua rumah rusak berat. Yakni rumah Didik dan Jumaidah, tetangga korban. 

"Dugaan sementara karena katel uap terlalu panas dan uap panas yang digunakan memasak kedelai tidak disalurkan sempurna sehingga mengakibatkan ledakan," kata Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, di lokasi kejadian.

Budi mengaku, sudah dua kali kejadian serupa terjadi di Kota Batu. Sebelumnya ledakan katel industri rumahan terjadi di Bumiaji Kota Batu, 2017 silam dan tidak menimbulkan korban.

"Kami imbau kepada pelaku pembuatan tahu dan tempe agar menggunakan sarana produksi yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI)," bebernya.

Sementara itu, salah satu saksi kejadian, Diana Kurniawati , 41, mengatakan ledakan terjadi saat dirinya berada di dalam rumah.

"Ledakan membuat kaget orang se-rumah. Awalnya saya kira letusan petasan. Tapi setelah saya keluar ternyata rumah Didik," ungkapnya.

Diana menjelaskan, industri rumahan milik Didik baru berjalan tiga bulan. Tapi, usaha tersebut sempat libur satu minggu karena katel uap produksi tahu masih dalam perbaikan.

"Saya lihat Didik sedang memperbaiki katel uap produksi tahu beberapa waktu yang lalu. Tapi saya tidak pernah menduga jika akan terjadi ledakan dan mengakibatkan korban," pungkasnya.


(LDS)