UMP Jatim Tahun 2019 Rp1.6 Juta

Amaluddin    •    Kamis, 01 Nov 2018 18:19 WIB
ump
UMP Jatim Tahun 2019 Rp1.6 Juta
ilustrasi Medcom.id

Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan upah minimum provinsi (UMP) Jatim 2019 sebesar Rp1.6 juta, naik 8,03 persen dari tahun 2018 sebesar 1,5 juta. UMP 2019 ini ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 63 Tahun 2017, Kamis, 1 November 2018.

"Keputusan ini berlaku pada tanggal 1 Januari 2019," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai, 1 November 2018. 

Aries menjelaskan, Gubernur Jatim menetapkan UMP Jatim 2019 itu terdapat beberapa pertimbangan. Di antaranya untuk melindungi upah pekerja/buruh agar tidak merosot pada tingkat paling rendah sebagai akibat ketidakseimbangan pasar kerja.

Selain itu, kata dia, perlu ada kebijakan penetapan upah minimum dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, guna mewujudkan keberlangsungan usaha serta peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh. 

"Kemudian pertimbangan lain karena penetapan tersebut mendasari rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi Jatim tahun 2019," ujarnya.

Dengan adanya ketetapan UMP Jatim 2019 itu, lanjut Aries, maka pengusaha yang telah menberikan upah lebih tinggi dari ketetapan UMP dilarang untuk mengurangi atau menurunkan upah. Namun jika tidak mematuhi aturan tersebut, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

"Jadi, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari ketetapan UMP 2019 yang telah ditetapkan oleh Gubernur Jatim," jelasnya.

UMP Jatim terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. UMP Jatim tahun 2018 sebesar Rp1,5 juta, naik 8,71 persen dari tahun 2017 sebesar 1,3 juta. Kemudian UMP tahun 2019 ini mencapai sebesar Rp1.630.059,05, mengalami peningkatan sebesar Rp121.164,25 atau sebesar 8.03 persen dari tahun 2018.

Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/629/KPTS/013/2018 tentang Upah Minimum Provinsi Jatim Tahun 2019.




(ALB)